INDOZONE.ID - OpenAI tengah bersiap untuk menghadirkan pembaruan besar pada ChatGPT, yang diklaim akan membuat chatbot ini terasa lebih hidup, ramah, dan personal.
Setelah banyak pengguna mengeluh bahwa versi terbaru seperti ChatGPT 5 terasa terlalu “dingin” dan kaku, perusahaan kini berencana mengembalikan sentuhan hangat yang sempat menjadi ciri khas ChatGPT di awal kemunculannya.
Baca juga: ChatGPT Bisa Minta ID: OpenAI Hadirkan Kontrol Orangtua dan Sistem Prediksi Usia
ChatGPT Punya Kepribadian Baru yang Lebih Hangat
Menurut laporan terbaru, OpenAI akan segera meluncurkan lapisan kepribadian baru pada ChatGPT. Lewat pembaruan ini, pengguna bisa mengatur gaya bicara AI sesuai keinginan—apakah ingin terdengar formal, santai, lucu, atau bahkan hangat dan bersahabat.
Langkah ini diambil sebagai respon terhadap kritik pengguna yang menilai bahwa ChatGPT versi sebelumnya terlalu “robotik” dan kehilangan daya tarik percakapan alaminya.
Kini, OpenAI ingin membawa kembali sisi manusiawi AI, agar interaksi terasa lebih alami, personal, dan menyenangkan.
Mode Dewasa Akan Segera Hadir Desember Ini
Selain pembaruan kepribadian, OpenAI juga tengah menyiapkan fitur baru yang disebut “Adult Mode”.
Fitur ini akan memungkinkan percakapan bertema dewasa, termasuk topik romantis atau sensual, tetapi hanya akan tersedia bagi pengguna yang telah terverifikasi sebagai orang dewasa.
CEO OpenAI, Sam Altman, menjelaskan bahwa fitur ini akan didukung oleh alat pengawasan internal yang lebih kuat, terutama untuk menjaga kesehatan mental pengguna dan mencegah penyalahgunaan.
Namun, karena fitur ini mengandalkan verifikasi usia, masih ada kekhawatiran terkait privasi data pribadi, seperti penggunaan identitas resmi atau pemindaian wajah untuk memastikan usia pengguna.
Dampaknya bagi Pengguna ChatGPT
Perubahan ini bukan hanya soal menambah fitur, tetapi juga tentang mengembalikan hubungan emosional antara pengguna dan AI.
ChatGPT bukan lagi sekadar alat untuk mencari jawaban, tapi juga bisa menjadi teman ngobrol yang lebih ekspresif dan empatik.
Bagi pengguna kreatif, terutama penulis atau roleplayer, hadirnya mode ini membuka peluang baru untuk mengeksplorasi percakapan yang lebih realistis dan ekspresif, tentunya dengan batasan keamanan yang tetap dijaga.
Namun, sistem verifikasi yang ketat bisa menjadi kendala bagi sebagian pengguna yang tidak ingin membagikan data pribadi mereka.
Apa Selanjutnya?
OpenAI akan meluncurkan pembaruan ini secara bertahap, dimulai dari fitur penyesuaian kepribadian, disusul oleh mode dewasa yang rencananya hadir pada Desember 2025.
Jika berhasil, langkah ini bisa menjadi standar baru di dunia chatbot AI, dan kemungkinan besar akan diikuti oleh kompetitor seperti Google dan Anthropic.
Dengan pendekatan yang lebih manusiawi, ChatGPT tampaknya siap kembali menjadi AI yang bukan hanya pintar, tapi juga hangat, seru, dan sedikit “chaotic” seperti dulu.
Baca juga: OpenAI Siapkan Kontrol Orangtua dan Verifikasi Usia untuk ChatGPT
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com