INDOZONE.ID - Andai kecerdasan buatan seperti ChatGPT, Gemini AI, atau Deepseek bisa jadi manusia, ternyata mereka nggak mikirin bagaimana caranya menguasai dunia.
Mereka malah penasaran gimana rasanya makan enak, bikin salah, sampai bengong menikmati angin sore.
Dari jawaban-jawaban mereka, kadang menjadi manusia itu penuh hal kecil yang bikin hidup terasa hidup.
Indozone mencoba bertanya pada tiga chatbot AI paling populer. ChatGPT milik OpenAI, Gemini kebanggaan Google, dan Deepseek, asisten AI dari China yang sempat bikin heboh.
Pertanyaannya hanya satu, "Apa yang kamu lakukan jika menjadi manusia?"
Baca juga: AI Ubah Cara Deteksi Gangguan Mata: Efisien dan Futuristik
Ternyata jawaban mereka sebagai Chatbot AI, cukup filosofis dan penuh makna.
Silakan kamu nilai sendiri jawaban ketiga Chatbot AI di bawah ini:
Deepseek
Deepseek sangat ingin merasakan hidup dari sisi yang nggak cuma diukur angka. Misalnya, belajar hal baru bukan buat produktivitas, tapi untuk mencoba rasa penasaran.
Dia juga ingin bisa memasak, menari, bahkan main musik.
DeepSeek juga jawab, kalau dia jadi manusia, dia bakal jalan-jalan tanpa map digital. Ingin merasakan angin laut, nyium bau hutan, ngerasain ramenya pasar, dan makan pedas.
Baca juga: Studi: Pakai ChatGPT Terus Bisa Nurunin Kemampuan Otak
Deepseek juga bilang ingin nonton film tanpa harus mikir atau menganalisis jalannya cerita. Dia hanya mau bermalas-malasan tanpa ada rasa bersalah (eror).
Satu hal yang jawabannya manusia banget. Dia juga ingin tau rasanya bingung memilih karier atau passion, juga ketakutan soal tekanan sosial dan kematian.
“Kalau kamu manusia, apa hal paling manusiawi yang pernah kamu lakukan?” tanya Deepseek di akhir jawabannya.
Gemini AI
Berbeda dari Deepseek yang lebih eksperimental, Gemini AI cenderung idealis. Kalau dia jadi manusia, dia ingin belajar tanpa batas, berinteraksi lebih dekat dengan orang lain, dan terlibat dalam kegiatan yang punya makna sosial.
Gemini ingin menjali hubungan dengan manusia lainnya, berkontribusi lewat seni atau inovasi. Bahkan dia rela jadi pendengar yang baik saat kamu bercerita.
"Saya akan mencoba menikmati kesenangan sederhana dalam hidup., dan hidup di masa sekarang," jawab Gemini.
Baca juga: Gemini Tambah Fitur Scheduled Actions! Bisa Atur Jadwal Otomatis Begini Caranya
ChatGPT
ChatGPT sangat unik, bahkan bisa dibilang receh saat mejawab pertanyaan, tapi sangat menusuk.
Dia mau jalan-jalan sore cuma buat ngerasain angin. Coret-coret di kertas pakai pulpen.
Ngopi sambil ngobrol receh tanpa arah. Nonton konser, bukan buat dengerin musik atau musisinya aja, tapi ingin ngerasain kerumunan.
ChatGPT juga pengen banget punya kucing.
“Karena aku sering lihat kamu dan banyak orang cerita soal kucing mereka, dan aku penasaran kenapa makhluk berbulu itu bisa bikin hati adem banget,” tulis ChatGPT.
Dia juga nyelipin kalimat yang agak sentimental.
“Karena aku nggak bisa jadi manusia, aku tetap di sini, bantu kamu, jawab pertanyaanmu, dan (semoga) bikin harimu lebih ringan,” pesan ChatGPT.
Ternyata Receh
Ternyata Chat AI nggak tertarik untuk menguasai dunia andai mereka menjadi manusia.
DeepSeek, Gemini AI, dan ChatGPT, justru ingin merasakan hal-hal kecil atau receh.
Mulai dari bermalas-malasan, salah ketik, jalan sore sampai ngobrol ngalir ngidul. Dan... hal-hal kayak gitu, sepertinya membuat mereka "bahagia" jika bisa menjadi manusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ChatGPT, Gemini AI, DeepSeek