Netflix Semakin Serius Gunakan AI(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) semakin memengaruhi dunia hiburan, dan kini Netflix menjadi salah satu pemain besar yang semakin terbuka memanfaatkannya dalam proses produksi film dan serial.
Setelah perilisan Sora 2 oleh OpenAI ,alat canggih untuk pembuatan video berbasis AI, Netflix menegaskan kembali komitmennya untuk mengintegrasikan AI ke dalam proyek-proyek orisinalnya.
Baca juga: Monument Valley, Hades, dan Banyak Game Lain Segera Hengkang dari Netflix, Ini Daftarnya!
Dalam laporan keuangan terbarunya, Netflix menyatakan bahwa mereka “sangat siap untuk memanfaatkan kemajuan teknologi AI” demi meningkatkan kualitas produksi konten.
CEO Netflix, Ted Sarandos, menegaskan bahwa AI bukan pengganti kreativitas manusia, melainkan alat bantu untuk memperkuat karya seniman.
Netflix melihat AI sebagai peluang besar untuk membantu pembuat film dan serial bekerja lebih cepat dan efisien, tanpa mengorbankan kualitas.
Teknologi ini sudah mulai digunakan dalam pra-produksi, seperti tahap pre-visualisasi, perencanaan adegan, dan efek visual (VFX).
Salah satu bukti nyata penerapan AI oleh Netflix adalah serial fiksi ilmiah asal Argentina, “The Eternaut.”
Dalam produksi ini, tim efek visual bekerja sama dengan Netflix untuk menciptakan adegan runtuhnya bangunan di Buenos Aires menggunakan teknologi AI.
Hasilnya sangat mengesankan, menurut Sarandos, adegan tersebut selesai 10 kali lebih cepat dibandingkan metode efek visual tradisional.
Ini menjadi momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya adegan berbasis AI digunakan dalam serial atau film orisinal Netflix.
Meskipun AI membantu mempercepat produksi, banyak pihak di industri hiburan mulai merasa khawatir.
Aktor, pengisi suara, dan seniman visual khawatir teknologi ini bisa menggantikan pekerjaan mereka, terutama ketika AI semakin mampu menciptakan karakter digital realistis atau bahkan menghasilkan akting berbasis data dari aktor sungguhan.
Sarandos sendiri belum menolak kemungkinan tersebut secara eksplisit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com