Gemini di Galaxy Watch 8(Sumber:digitaltrends.com)
INDOZONE.ID - Bulan Juli ini menjadi momen penting bagi Samsung.
Dalam acara peluncuran di New York City, Samsung memperkenalkan ponsel lipat terbaru mereka — Galaxy Z Fold 7 dan Galaxy Z Flip 7 — bersamaan dengan Galaxy Watch 8 dan Galaxy Watch 8 Classic, jam tangan pintar terbaru yang menjadi pesaing langsung Apple Watch Series 10.
Satu hal yang membuat peluncuran ini semakin menarik adalah kehadiran Google Gemini, asisten AI canggih yang kini hadir secara resmi di Galaxy Watch 8.
Setelah dua minggu menggunakannya, saya bisa bilang: form factor jam tangan pintar ini benar-benar cocok untuk AI.
Baca juga: Gemini Tambah Fitur Scheduled Actions! Bisa Atur Jadwal Otomatis Begini Caranya
Walau Pixel Watch 3 lebih dulu menghadirkan Gemini, Galaxy Watch 8 Classic adalah jam tangan Samsung pertama yang membawa asisten AI Google ini secara penuh.
Gemini bekerja hampir sama seperti di ponsel Android, namun tampilannya di layar berukuran 1,34 inci terasa sangat optimal. Fitur bezel berputar juga membantu kamu menelusuri respons Gemini dengan lebih nyaman.
Dalam penggunaannya,dapat:
Sayangnya, hingga kini Gemini di Galaxy Watch 8 masih bergantung pada koneksi ke ponsel. Belum ada versi mandiri untuk koneksi seluler.
Jika ke depan Google dan Samsung dapat mewujudkannya, potensi Gemini di smartwatch akan jauh lebih maksimal.
Salah satu masalah utama dari asisten AI selama ini adalah ketidakhadirannya saat dibutuhkan. Di banyak ponsel, Gemini tidak selalu aktif dengan baik, apalagi saat layar terkunci.
Namun, berbeda halnya di Galaxy Watch 8,gemini selalu mendengarkan perintah dengan respons cepat, dan tidak terlalu membebani baterai. Bahkan, dalam kondisi pemakaian normal, daya tahan baterainya mencapai dua hari.
Jika notifikasi dikurangi, jam tangan ini bisa bertahan lebih lama,selain itu, pengisian daya juga cukup efisien — hanya butuh sekitar 90 menit hingga penuh.
Kamu mungkin tidak selalu membawa ponsel, tetapi jam tangan hampir selalu melekat di pergelangan tangan. Ini menjadikan smartwatch sebagai perangkat AI yang lebih natural dan selalu siap sedia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com