INDOZONE.ID - WhatsApp tidak pernah memberikan notifikasi ketika seseorang memblokir akun Anda.
Selama bertahun-tahun, pengguna hanya mengandalkan beberapa tanda tidak langsung untuk menebak apakah mereka telah diblokir, mulai dari foto profil yang hilang hingga pesan yang tidak kunjung terkirim.
Masalahnya, tanda-tanda tersebut sering kali menimbulkan keraguan karena bisa disebabkan oleh banyak hal lain.
Kini, ada cara yang dianggap lebih akurat untuk memeriksa kemungkinan pemblokiran di WhatsApp.
Menariknya, metode ini tidak melibatkan pengiriman pesan atau panggilan, melainkan memanfaatkan fitur verifikasi enkripsi yang sudah tersedia di aplikasi.
Cara Mengecek Apakah Anda Diblokir
Prosesnya cukup sederhana dan dapat dilakukan dalam hitungan detik.
Pertama, buka percakapan dengan kontak yang ingin diperiksa. Setelah itu, ketuk nama kontak di bagian atas layar untuk membuka halaman informasi profil.
Di dalam menu tersebut, pilih opsi Enkripsi. WhatsApp kemudian akan mencoba memverifikasi enkripsi secara otomatis. Tunggu beberapa saat hingga proses selesai dan hasilnya muncul.
Jika semuanya berjalan normal, WhatsApp akan berhasil menyelesaikan verifikasi tanpa menampilkan masalah apa pun.
Baca juga: Bukan WA Biasa! Ini Fitur Premium WhatsApp Plus yang Lagi Viral
Namun, jika aplikasi tidak dapat melakukan verifikasi otomatis dan justru meminta Anda menggunakan metode verifikasi lain, ada kemungkinan bahwa sesuatu menghalangi proses tersebut.
Mengapa Tanda-Tanda Lama Tidak Selalu Akurat?
Banyak orang menganggap mereka diblokir ketika foto profil kontak tiba-tiba menghilang, pesan hanya menampilkan satu centang, atau panggilan WhatsApp tidak tersambung.
Meski memang sering dikaitkan dengan pemblokiran, kondisi tersebut bukan bukti yang benar-benar meyakinkan. Seseorang bisa saja mengganti ponsel dan belum menyinkronkan daftar kontaknya.
Mereka juga mungkin menghapus foto profil atau mengubah pengaturan privasi sehingga hanya orang tertentu yang dapat melihat informasi akun mereka.
Dalam situasi seperti itu, Anda akan melihat gejala yang sama meskipun sebenarnya tidak diblokir. Karena itulah banyak pengguna mencari cara lain yang lebih dapat diandalkan.
Fitur yang Jarang Diperhatikan: Verifikasi Enkripsi
WhatsApp memiliki fitur verifikasi enkripsi yang dirancang untuk memastikan bahwa pesan dan panggilan tetap terlindungi oleh enkripsi end-to-end.
Fitur ini tersedia di WhatsApp untuk Android maupun iPhone dan dapat diakses langsung dari halaman informasi kontak. Pada dasarnya, setiap percakapan WhatsApp memiliki kunci enkripsi tersendiri.
Kunci tersebut dapat berubah dalam beberapa kondisi tertentu, misalnya ketika seseorang menginstal ulang WhatsApp, berpindah ke perangkat baru, atau menautkan akun ke perangkat lain.
Sistem ini memastikan bahwa hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi percakapan. Untuk membantu pengguna memverifikasi keamanan tersebut, WhatsApp menyediakan fitur pengecekan enkripsi.
Dari Verifikasi Manual ke Verifikasi Otomatis
Sebelum tahun 2023, proses verifikasi enkripsi dilakukan secara manual. Pengguna harus membandingkan kode keamanan berupa angka 60 digit atau memindai kode QR milik lawan bicara.
Metode tersebut memang efektif, tetapi cukup merepotkan karena membutuhkan kerja sama dari kedua pihak. Untuk menyederhanakan prosesnya, WhatsApp kemudian memperkenalkan fitur verifikasi otomatis.
Dengan sistem baru ini, pengguna hanya perlu membuka halaman enkripsi pada sebuah chat. WhatsApp akan melakukan pemeriksaan secara otomatis tanpa memerlukan tindakan apa pun dari kontak yang bersangkutan.
Mengapa Kegagalan Verifikasi Bisa Menjadi Petunjuk?
Berdasarkan pengamatan yang dibagikan WABetaInfo, fitur verifikasi otomatis tampaknya tidak dapat bekerja dengan normal pada chat dengan kontak yang telah memblokir Anda.
Baca juga: Cara Aktifkan Proxy di WhatsApp, Tetap Bisa Chatting saat Internet Mati
Menariknya, kondisi ini tidak berarti enkripsi end-to-end mengalami gangguan atau keamanan percakapan terganggu. Yang gagal hanyalah proses verifikasi otomatisnya.
Ketika pemblokiran terjadi, WhatsApp tampak tidak mampu menyelesaikan pemeriksaan enkripsi seperti biasanya.
Akibatnya, pengguna akan terus mendapatkan kegagalan verifikasi dan diarahkan untuk menggunakan metode lain.
Inilah alasan mengapa fitur tersebut dianggap sebagai indikator yang lebih kuat dibandingkan tanda-tanda umum seperti satu centang atau hilangnya foto profil.
Tetap Bukan Cara Resmi dari WhatsApp
Meski terlihat cukup meyakinkan, WhatsApp belum pernah mengonfirmasi bahwa fitur verifikasi enkripsi dapat digunakan sebagai alat untuk mendeteksi pemblokiran.
Temuan ini berasal dari pengujian yang dilakukan pengguna dan pengamatan terhadap perilaku aplikasi saat berinteraksi dengan kontak yang diketahui telah melakukan pemblokiran.
Karena itu, metode ini sebaiknya dipandang sebagai petunjuk yang sangat kuat, bukan bukti resmi.
WhatsApp juga bisa saja mengubah mekanisme verifikasi otomatis pada pembaruan mendatang sehingga cara ini tidak lagi bekerja seperti sekarang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wabetainfo.com