INDOZONE.ID - WhatsApp menjadi aplikasi komunikasi yang paling sering digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari urusan pekerjaan, sekolah, bisnis, hingga percakapan sehari-hari.
Karena digunakan hampir setiap saat, tidak heran jika banyak orang merasa penasaran ketika menerima notifikasi pesan masuk, tetapi saat membuka chat yang muncul justru tulisan “Pesan ini telah dihapus”.
Terkadang pesan yang dihapus bisa saja berisi informasi penting, instruksi pekerjaan, alamat, dokumen, atau bahkan pesan yang membuat penerima bertanya-tanya mengapa pengirim memilih menghapusnya.
Inilah alasan mengapa banyak pengguna mencari cara melihat pesan WA yang sudah dihapus oleh pengirim. Kabar baiknya, ada beberapa metode yang bisa dicoba untuk melihat kembali pesan yang terhapus.
Sebagian memanfaatkan fitur bawaan Android, sementara sebagian lainnya menggunakan aplikasi yang mampu menyimpan notifikasi sebelum pesan dihapus. Berikut penjelasan lengkapnya.
Kenapa Pesan WhatsApp yang Dihapus Masih Bisa Dilihat?
Banyak pengguna tidak menyadari bahwa sebelum sebuah pesan dihapus, sistem Android sering kali sudah menyimpan jejaknya terlebih dahulu.
Ketika pesan masuk, informasi tersebut biasanya muncul sebagai notifikasi dan tercatat dalam sistem perangkat.
Baca juga: Bukan WA Biasa! Ini Fitur Premium WhatsApp Plus yang Lagi Viral
Selain itu, WhatsApp juga memiliki fitur backup yang secara berkala menyimpan data percakapan ke Google Drive. Jika cadangan data tersedia, sebagian riwayat chat yang hilang masih bisa dipulihkan.
Karena itulah, beberapa metode berikut dapat membantu melihat kembali pesan yang sudah ditarik oleh pengirim, meskipun tingkat keberhasilannya berbeda-beda tergantung kondisi perangkat dan pengaturan yang digunakan.
1. Menggunakan Tombol Reply
Cara paling sederhana adalah memanfaatkan fitur Reply atau balas pesan.
Dalam beberapa kondisi, ketika pengguna sempat membalas sebuah pesan sebelum pesan tersebut dihapus, sebagian isi pesan masih dapat terlihat dalam kutipan balasan.
Meskipun tidak menampilkan seluruh isi pesan, cara ini sering membantu memahami konteks percakapan.
Metode ini menjadi pilihan paling mudah karena tidak memerlukan aplikasi tambahan maupun pengaturan khusus.
Cukup buka ruang chat dan periksa apakah terdapat balasan yang masih menyimpan cuplikan pesan sebelumnya.
Namun perlu diketahui bahwa cara ini hanya bekerja dalam kondisi tertentu dan biasanya hanya menampilkan sebagian teks.
2. Menggunakan Fitur Export Chat
WhatsApp menyediakan fitur Export Chat yang memungkinkan pengguna menyimpan seluruh percakapan ke dalam file teks.
Untuk menggunakannya, buka percakapan yang ingin diperiksa, tekan ikon tiga titik di pojok kanan atas, pilih menu "Lainnya", lalu tekan "Export Chat".
Setelah proses selesai, file hasil ekspor dapat dibuka menggunakan aplikasi catatan atau pengolah dokumen.
Dalam beberapa kasus, riwayat percakapan yang tersimpan di file ekspor masih memuat informasi yang tidak lagi terlihat pada tampilan chat biasa.
Meski tidak selalu berhasil menampilkan semua pesan yang dihapus, fitur ini cukup layak dicoba karena mudah digunakan dan tidak memerlukan aplikasi tambahan.
3. Memanfaatkan Notification History
Pengguna Android 11 ke atas memiliki keuntungan karena sistem sudah menyediakan fitur Notification History. Fitur ini berfungsi menyimpan seluruh notifikasi yang masuk selama periode tertentu.
Jika pesan WhatsApp sempat muncul sebagai notifikasi sebelum dihapus oleh pengirim, isinya biasanya masih dapat ditemukan dalam riwayat notifikasi tersebut.
Baca juga: Cara Aktifkan Proxy di WhatsApp, Tetap Bisa Chatting saat Internet Mati
Untuk mengaktifkannya, buka menu Pengaturan, masuk ke bagian Notifikasi, lalu aktifkan Notification History.
Karena merupakan fitur bawaan Android, metode ini termasuk yang paling aman dan minim risiko dibanding menggunakan aplikasi pihak ketiga.
4. Mengakses Notification Log
Selain Notification History, beberapa perangkat Android juga memiliki fitur tersembunyi bernama Notification Log.
Fitur ini mencatat detail notifikasi yang masuk ke perangkat, termasuk sebagian isi pesan WhatsApp yang diterima. Pada beberapa merek ponsel, Notification Log dapat diakses melalui widget atau shortcut tertentu.
Banyak pengguna memilih cara ini karena tidak memerlukan instalasi aplikasi tambahan. Selama notifikasi sempat masuk sebelum pesan dihapus, peluang untuk melihat kembali isi pesan cukup besar.
Meskipun demikian, keberadaan fitur ini berbeda-beda tergantung merek dan versi Android yang digunakan.
5. Menginstal Ulang WhatsApp dan Melakukan Restore
Metode berikutnya memanfaatkan cadangan data atau backup WhatsApp. Jika seBelumnya fitur backup sudah aktif, pengguna dapat menghapus aplikasi WhatsApp lalu memasangnya kembali.
Saat proses login berlangsung, WhatsApp akan menawarkan opsi untuk memulihkan data dari cadangan yang tersimpan.
Cara ini cukup efektif untuk mengembalikan percakapan yang termasuk dalam backup terakhir. Karena menggunakan fitur resmi WhatsApp, prosesnya relatif aman dilakukan.
Namun ada satu keterbatasan penting. Pesan yang diterima setelah backup terakhir dibuat biasanya tidak akan ikut dipulihkan.
6. Menggunakan WhatsRemoved+
WhatsRemoved+ menjadi salah satu aplikasi yang paling sering digunakan untuk melihat pesan yang telah dihapus.
Aplikasi ini bekerja dengan cara mencatat seluruh notifikasi yang masuk ke perangkat. Ketika pengirim menghapus pesan, salinannya tetap tersimpan di dalam aplikasi sehingga pengguna masih dapat membacanya.
Tidak hanya pesan teks, WhatsRemoved+ juga mampu menyimpan berbagai jenis file seperti foto, dokumen, hingga pesan suara yang diterima melalui WhatsApp.
Agar dapat berfungsi dengan baik, aplikasi membutuhkan izin akses notifikasi dan media dari pengguna.
7. Memulihkan Chat Melalui Google Drive
Google Drive merupakan tempat penyimpanan utama backup WhatsApp pada perangkat Android. Jika pencadangan otomatis aktif, data percakapan akan tersimpan secara berkala.
Baca juga: Murah dan Praktis, Ini Daftar Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp!
Saat pengguna melakukan instal ulang WhatsApp dan memilih opsi restore, sistem akan mengambil data dari Google Drive untuk mengembalikan riwayat chat.
Metode ini sangat berguna ketika pengguna ingin memulihkan percakapan yang hilang atau terhapus dalam jumlah banyak.
Karena memanfaatkan sistem backup resmi, cara ini termasuk aman dan mudah dilakukan oleh sebagian besar pengguna Android.
8. Menggunakan Restory
Restory merupakan aplikasi pencatat notifikasi yang dirancang untuk menyimpan pesan sebelum dihapus oleh pengirim. Cara kerjanya cukup sederhana.
Setiap notifikasi WhatsApp yang masuk akan direkam dan disimpan secara otomatis. Jika suatu saat pengirim menghapus pesan tersebut, pengguna masih dapat melihat salinannya melalui aplikasi.
Selain pesan teks, Restory juga dapat mencatat berbagai jenis media seperti foto, audio, dan video yang diterima.
Aplikasi ini cukup populer karena tampilannya mudah dipahami bahkan oleh pengguna yang belum terbiasa menggunakan aplikasi serupa.
9. Menggunakan WAMR
WAMR menjadi alternatif lain yang cukup dikenal di kalangan pengguna Android.
Aplikasi ini bekerja seperti alat pencatat notifikasi. Ketika ada pesan WhatsApp masuk, WAMR akan membuat salinan data sehingga pesan tetap tersimpan meskipun pengirim menghapusnya beberapa saat kemudian.
Keunggulan WAMR adalah kemampuannya menyimpan berbagai jenis konten, mulai dari pesan teks, stiker, voice note, foto, hingga video tertentu.
Namun aplikasi ini hanya dapat merekam pesan yang benar-benar memunculkan notifikasi. Jika chat berada dalam mode mute, kemungkinan pesan tidak akan tersimpan.
10. Menggunakan NotiStar untuk Pengguna Samsung
Bagi pengguna smartphone Samsung, NotiStar bisa menjadi solusi yang sangat praktis. Aplikasi yang merupakan bagian dari Good Lock ini berfungsi menyimpan seluruh riwayat notifikasi yang masuk ke perangkat.
Dengan begitu, pesan WhatsApp yang sudah dihapus masih dapat ditemukan melalui daftar notifikasi yang tersimpan.
Salah satu kelebihan NotiStar adalah kemampuannya menyimpan riwayat notifikasi dalam jangka waktu yang lebih panjang dibanding fitur bawaan Android pada umumnya.
Karena dikembangkan untuk ekosistem Samsung, aplikasi ini juga dianggap lebih aman dan stabil dibanding sebagian aplikasi pencatat notifikasi pihak ketiga.
Baca juga: Update WhatsApp! Kini Bisa Kirim Voice Note Langsung dari Widget Home Screen
Pilih Cara yang Paling Sesuai dengan Kebutuhan
Ada banyak cara untuk melihat pesan WA yang sudah dihapus oleh pengirim, tetapi tidak semua metode cocok untuk setiap pengguna.
Jika ingin cara yang aman dan praktis, fitur Notification History atau Notification Log bisa menjadi pilihan pertama.
Jika Anda rutin melakukan backup, pemulihan melalui Google Drive dan restore WhatsApp juga patut dicoba.
Sementara itu, aplikasi seperti WhatsRemoved+, Restory, dan WAMR lebih cocok bagi pengguna yang ingin menyimpan riwayat notifikasi secara otomatis agar pesan yang dihapus dapat tetap dibaca kapan saja.
Untuk pengguna Samsung, NotiStar menjadi alternatif menarik karena terintegrasi langsung dengan ekosistem perangkat.
Apa pun metode yang dipilih, pastikan untuk selalu memperhatikan keamanan data pribadi dan hanya menggunakan aplikasi yang terpercaya.
Dengan memahami cara kerja masing-masing metode, Anda dapat menentukan solusi yang paling sesuai untuk melihat kembali pesan WhatsApp yang sudah terhapus.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Unitagstore.com