Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 29 SEPTEMBER 2023 • 15:27 WIB

Elon Musk Nonaktifkan Fitur Lapor Konten Hoaks soal Politik di Twitter, Berdampak ke Pemilu 2024 di Indonesia?

Elon Musk Nonaktifkan Fitur Lapor Konten Hoaks soal Politik di Twitter, Berdampak ke Pemilu 2024 di Indonesia?Pemilik Twitter/X Elon Musk.

INDOZONE.ID - Pemilik Twitter (sekarang 'X') Elonk Musk menonaktifkan fitur pelaopran berita atau informasi keliru dan hoaks mengenai politik di platform sosial media tersebut.

Menurut Peneliti Reset.Tech Australia, fitur tersebut dinonaktifkan Elon Musk beberapa pekan terakhir di seluruh dunia kecuali Uni Eropa.

Langkah ini memunculkan kekhawatiran menjelang referendum penting di Australia untuk memberikan hak lebih kepada penduduk pribumi, serta pemilihan presiden AS 2024.

Baca Juga: Pendiri Google Sergey Brin Resmi Bercerai dengan Istrinya Usai Isu Berselingkuh dengan Elon Musk

Pihak berwenang Australia menyatakan bahwa penyebaran misinformasi pemilu adalah yang terburuk yang pernah mereka lihat.

Alat ini, yang telah tersedia di AS, Australia, dan Korea Selatan sejak 2021, diperluas ke tiga negara lain tahun lalu - Brasil, Filipina, dan Spanyol.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memilih "Laporkan Konten", lalu "Ini menyesatkan", dan kemudian "Politik".

"Sepertinya tidak ada lagi saluran untuk melaporkan misinformasi pemilu ketika ditemukan di platform Anda," kata peneliti tersebut.

Pengguna masih dapat melaporkan postingan yang dianggap mengandung kebencian, penyalahgunaan, atau spam.

Baca Juga: Elon Musk Konfirmasi Fitur Panggilan Audio dan Video akan Segera Hadir di Twitter

Referendum pertama Australia dalam hampir seperempat abad akan berlangsung pada 14 Oktober.

Langkah ini juga dapat memengaruhi kemampuan pemilih untuk melaporkan misinformasi menjelang pemilihan presiden AS 2024 dan tidak menutup kemungkinan juga Pemilu 2024 di Tanah Air.

"Pesan saya untuk 'X' adalah Anda harus mematuhi hukum yang berlaku. Kami akan memantau tindakan Anda," peringatan Vera Jourova, Komisioner Nilai dan Transparansi UE, setelah studi tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Elon Musk Nonaktifkan Fitur Lapor Konten Hoaks soal Politik di Twitter, Berdampak ke Pemilu 2024 di Indonesia?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!