Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 01 JULI 2026 • 18:30 WIB

Beda Kompor Induksi dan Kompor Listrik, Mana yang Lebih Cocok untuk di Dapur?

Beda Kompor Induksi dan Kompor Listrik, Mana yang Lebih Cocok untuk di Dapur?kompor induksi (pexels @Jaycee300s)

INDOZONE.ID - Kompor listrik dan kompor induksi sama-sama menggunakan energi listrik sebagai sumber tenaga.

Dari tampilannya pun tampak serupa, terutama model dengan permukaan kaca datar yang memberikan kesan modern.

Namun, di balik kemiripan tersebut, keduanya bekerja dengan teknologi yang berbeda.

Perbedaan inilah yang memengaruhi kecepatan memasak, konsumsi listrik, keamanan, hingga jenis peralatan masak yang dapat digunakan.

Sebelum memutuskan membeli salah satunya, ada baiknya memahami bagaimana masing-masing kompor bekerja, beserta kelebihan yang ditawarkan.

Cara Kerja Kompor Listrik dan Kompor Induksi

Perbedaan paling mendasar terletak pada cara menghasilkan panas. Kompor listrik menggunakan elemen pemanas berbahan resistansi.

Saat dialiri listrik, elemen tersebut akan memanas, kemudian menghantarkan panas ke permukaan kompor dan selanjutnya ke panci atau wajan. Karena prosesnya bertahap, panas tidak langsung diterima oleh alat masak.

Baca juga: Bisa Dicontoh! Ini Ragam Tips Praktis Merawat HP Agar Awet dan Bebas Lemot

Sebaliknya, kompor induksi memanfaatkan medan elektromagnetik untuk menghasilkan panas secara langsung pada dasar panci atau wajan.

Permukaan kompor tidak menjadi sumber panas. Panas baru muncul ketika alat masak berbahan feromagnetik bersentuhan dengan permukaan kompor.

Teknologi ini membuat proses pemanasan menjadi lebih efisien, karena energi tidak perlu melewati elemen pemanas terlebih dahulu.

Perbandingan Kompor Listrik dan Kompor Induksi

1. Efisiensi energi

Salah satu keunggulan terbesar kompor induksi adalah efisiensinya. Kompor listrik memiliki efisiensi sekitar 65–70 persen karena sebagian energi hilang pada elemen pemanas dan permukaan kompor.

Sementara itu, kompor induksi mampu mencapai efisiensi sekitar 90 persen karena energi langsung dialirkan ke alat masak.

Dengan energi yang lebih sedikit terbuang, kompor induksi berpotensi membantu menghemat penggunaan listrik dalam jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Mitra10.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Beda Kompor Induksi dan Kompor Listrik, Mana yang Lebih Cocok untuk di Dapur?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!