Ilustrasi Nomor Lama Dipindahkan ke eSIM. (Freepik)
INDOZONE.ID - Teknologi eSIM kini semakin populer dan sudah didukung oleh banyak operator seluler di Indonesia.
Tapi, banyak orang masih bertanya, apakah nomor lama bisa tetap digunakan saat pindah ke eSIM? Simak jawabannya di sini.
Baca juga: Tips Membeli HP Flagship Lama di 2026: Jangan Cuma Tergiur Murah!
Jawabannya bisa, nomor lama tetap bisa digunakan di eSIM. Proses ini biasanya disebut migrasi atau konversi dari SIM fisik ke eSIM.
Dengan melakukan migrasi, kamu tidak perlu mengganti nomor telepon yang sudah digunakan selama ini. Jadi, kontak, akun media sosial, mobile banking, hingga aplikasi yang terhubung dengan nomor tersebut tetap bisa digunakan seperti biasa.
Setelah proses migrasi selesai, nomor lama akan aktif di eSIM dan kartu SIM fisik sebelumnya otomatis dinonaktifkan.
Saat ini hampir semua provider sudah menyediakan layanan migrasi ke eSIM. Prosesnya bisa dilakukan melalui:
Baca juga: Daftar Website Mengetik Cepat yang Wajib Dicoba, Dijamin Menambah Skill!
Setiap operator memiliki prosedur yang sedikit berbeda, tetapi secara umum pengguna akan diminta melakukan verifikasi data sebelum eSIM diaktifkan.
Syarat Aktivasi eSIM yang Perlu Disiapkan
Sebelum mengubah SIM fisik menjadi eSIM, ada beberapa hal yang perlu dipastikan terlebih dahulu, yaitu:
Baca juga: Kenapa NFC HP Gak Berfungsi? Simak Penyebab Utama dan Cara Mengatasinya
Selama perangkat mendukung dan proses migrasi dilakukan melalui operator resmi, kamu tetap bisa menggunakan nomor yang sama untuk eSim tanpa perlu membuat nomor baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Amatan