AC GREE (youtube @Gree Indonesia)
INDOZONE.ID - Ketika mencari AC untuk rumah, banyak orang bertanya-tanya: AC Gree buatan mana?
Pertanyaan ini wajar, apalagi merek Gree semakin sering ditemui di pasar Indonesia dan bersaing dengan nama-nama besar lainnya di industri pendingin ruangan.
Jawabannya cukup jelas. Gree adalah merek yang berasal dari Zhuhai, sebuah kota di Provinsi Guangdong, Tiongkok. Di balik namanya, Gree bukan sekadar produsen AC biasa.
Perusahaan ini berkembang menjadi salah satu pemain terbesar di dunia dalam industri pendingin udara, dengan skala bisnis yang menjangkau berbagai negara dan jutaan konsumen.
Gree dikenal secara resmi sebagai Gree Electric Appliances Inc. of Zhuhai.
Perusahaan ini berpusat di Zhuhai, Tiongkok, dan bergerak dalam riset, pengembangan, produksi, serta penjualan berbagai perangkat elektronik rumah tangga, terutama air conditioner atau AC.
Meski saat ini identik dengan teknologi modern dan kapasitas produksi yang sangat besar, perjalanan Gree dimulai dari perusahaan yang jauh lebih sederhana.
Baca juga: 7 Pendingin Ruangan Selain AC yang Bikin Rumah Adem, Bikin Hemat Listrik!
Cikal bakalnya berdiri pada tahun 1989 dengan nama Zhuhai City Haili Cooling Engineering Company Limited.
Beberapa tahun kemudian perusahaan ini direstrukturisasi dan berkembang menjadi Gree Electric Appliances yang dikenal saat ini. Transformasi tersebut berlangsung cepat.
Dari sebuah pabrik kecil dengan produksi yang terbatas, Gree berhasil memperluas operasinya hingga menjadi perusahaan multinasional yang melayani pasar domestik maupun internasional.
Salah satu alasan nama Gree begitu diperhitungkan adalah posisinya di pasar global. Berbagai sumber industri menyebut perusahaan ini sebagai produsen AC terbesar atau salah satu yang terbesar di dunia.
Bahkan selama bertahun-tahun, Gree dikenal sebagai perusahaan yang sangat fokus pada bisnis pendingin udara dan berhasil membangun reputasi kuat di segmen tersebut.
Keunggulan itu tidak muncul dalam semalam. Gree menempatkan penelitian dan pengembangan teknologi sebagai bagian penting dari strategi bisnisnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Forbes.com