Jumat, 07 FEBRUARI 2025 • 21:34 WIB

Game Wonder Woman Alami Reboot, Perilisannya Masih Butuh Waktu Bertahun-Tahun

Author

Warner Bros. akan membuat game Wonder Woman Reboot

INDOZONE.ID - Laporan terbaru mengungkapkan bahwa game Wonder Woman yang dikembangkan oleh Warner Bros. masih membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum akhirnya dirilis ke publik.

Game ini dikerjakan oleh Monolith Productions dan akan memanfaatkan sistem Nemesis yang sebelumnya sukses digunakan dalam dua game Lord of the Rings generasi sebelumnya. Pertama kali diumumkan di ajang The Game Awards 2021, game ini hingga kini belum memperlihatkan perkembangan signifikan.

Menurut laporan dari Bloomberg, proyek ini mengalami restart pada tahun lalu dan mengalami pergantian sutradara.

“Salah satu proyek terbesar Warner Bros. dalam pengembangan game berbasis Wonder Woman mengalami kesulitan untuk berkembang secara solid, menurut beberapa sumber yang mengetahui jalannya proyek. Awal tahun lalu, game ini mengalami reboot dan berganti sutradara.”

Baca Juga: Muncul di PSN, Rumor Tanggal Perilisan Metal Gear Solid Delta Bakal Hadir pada 28 Agustus Mendatang

Lebih lanjut, laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa proyek ini telah menelan biaya lebih dari Rp1,6 triliun dan masih memerlukan waktu bertahun-tahun sebelum siap dirilis, jika memang akhirnya dipasarkan.

Selain Wonder Woman, beberapa proyek game Warner Bros. lainnya juga mengalami kegagalan. Harry Potter: Quidditch Champions dan MultiVersus tidak mencapai ekspektasi, dengan pengumuman terbaru bahwa pengembangan MultiVersus akan segera dihentikan.

Divisi game Warner Bros. menghadapi berbagai tantangan dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun mengandalkan franchise besar, mereka tetap mengalami kesulitan dalam mencapai kesuksesan.

Berdasarkan wawancara dengan lebih dari 24 karyawan Warner Bros., baik yang masih aktif maupun sudah keluar, terungkap bahwa kurangnya visi yang jelas dalam kepemimpinan selama masa transisi perusahaan menyebabkan banyak proyek gagal dan menyia-nyiakan waktu serta sumber daya pengembangan.

Dalam prosesnya, studio-studio yang dulunya disegani di bawah naungan Warner Bros. mulai kehilangan reputasi, kehilangan talenta utama, dan menghabiskan ratusan juta dolar untuk proyek yang kurang berhasil.

Baca Juga: Petualangan Fantasi Menanti di Cloudheim, RPG Baru dengan Elemen Crafting dan Co-op

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Bloomberg

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU