INDOZONE.ID - Super Mario Bros merupakan salah satu game ikonik sekaligus legendaris buatan Nintendo.
Game rilisan tahun 1985 untuk konsol Nintendo Entertainment System (NES) ini mempunyai berbagai aspek yang membuatnya ikonik, dari karakter, alur cerita dan permainannya, sampai soundtrack-nya.
Soundtrack yang diberi judul Ground Theme ini akan diputar saat kita memainkan level yang berlokasi di luar kastilnya Bowser.
Selain Ground Theme, terdapat variasi musik lainnya yang bisa kita dengar saat bermain di level dengan area tertentu, seperti di dalam pipa, di dalam air dan di dalam kastil.
Ground Theme menjadi salah satu game soundtrack yang tak lekang oleh waktu, karena sampai saat ini, kita masih bisa mengenali lagu tersebut sebagai lagunya Super Mario Bros.
Baca Juga: Konami Luncurkan Event Meriah untuk Rayakan 70 Juta Unduhan Game 'Yu-Gi-Oh! Master Duel'
Soal siapakah komposer jenius yang menggarap musik tersebut, jawabannya ada pada sosok Koji Kondo.
Komposer asal Nagoya, Jepang ini lahir di tanggal 13 Agustus 1961.
Sejak kecil, Kondo sudah menunjukkan ketertarikannya dengan dunia musik.
Ia bahkan sudah mengikuti les musik Yamaha sejak masih TK.
Kemampuan bermusiknya ini semakin terasah saat dirinya masuk SD. Saat itu, Kondo menjadi pemain piano untuk band sekolahnya.
Di saat yang sama, Kondo mulai menunjukkan ketertarikannya pada genre musik Jazz dan Rock.
Baca Juga: Zenless Zone Zero Versi 1.1 Hadir dengan Fitur Baru dan Peningkatan Grafis!
Kondo adalah lulusan Universitas Seni Osaka. Selepas kuliah, Kondo langsung melamar pekerjaan sebagai komposer musik di Nintendo. Hasilnya pun positif, Ia mulai bekerja di Nintendo sejak tahun 1984.
Sebagai karya perdananya, Kondo menjadi pembuat musik untuk game Punch Out!!!, salah satu game tinju legendaris buatan Nintendo.
Di tahun keduanya bersama Nintendo, Kondo menciptakan mahakaryanya yang dinamakan Ground Theme.
Menariknya, lagu tersebut dibuat saat industri gaming sedang mengalami penurunan dari segi penjualannya di seluruh dunia.
Berkat lagu tersebut, minat masyarakat dunia untuk membeli video game dan konsolnya kembali mendapat peningkatan.
Baca Juga: Bandai Namco Umumkan Dragon Ball Project: Multi, Game MOBA Pertama Dragon Ball Z
Kondo kembali menelurkan mahakaryanya di tahun 1986 lewat game The Legend of Zelda.
Ia menjadi penggubah musik untuk serial game The Legend of Zelda hingga tahun 2011 dengan game The Legend of Zelda: Skyward Sword sebagai game Zelda terakhir yang Ia gubah soundtrack-nya.
Alasan mengapa Kondo tidak meneruskan tugasnya sebagai komposer game Zelda adalah karena Ia ingin memfokuskan dirinya sebagai komposer musik untuk serial game Super Mario Bros.
Selain itu, Ia juga menjadi komposer musik untuk beberapa judul game ikonik Nintendo lainnya, antara lain The Mysterious Murasame Castle, Shin Onigashima, Star Fox sampai Yoshi's Island.
Menurut Kondo, dunia video game merupakan dunia yang membuatnya bebas untuk berkreasi dengan gaya musiknya.
Walau begitu, satu hal yang jadi acuannya dalam membuat musik adalah bagaimana musik tersebut membuat para pemainnya merasa seolah mereka sedang masuk ke dalam dunia game yang sedang dimainkan.
Cara tersebut dinilai berhasil, karena selain soundtrack-nya Super Mario Bros, soundtrack The Legend of Zelda buatannya pun juga tak kalah ikonik.
Baca Juga: VCT Ascension Pacific 2024 Pindah ke Jakarta Indonesia
Menariknya, filosofi yang dipakai Kondo tersebut juga diterapkan oleh salah satu rekannya, yaitu Shigeru Miyamoto, sang pencipta dari beberapa serial game ikonik Nintendo.
Melalui pendekatan kepada para pemainnya, Miyamoto sukses menggarap game Nintendo yang ikonik dan tak lekang oleh waktu, beberapa diantaranya ada Donkey Kong, Super Mario Bros, The Legend of Zelda, Star Fox, F-Zero, Mario Kart, dan beberapa judul game Pokemon serta Kirby.
Selama kariernya sebagai musisi video game, Kondo pernah masuk nominasi Best Original Music di ajang British Academy Games Awards sebanyak 2 kali, yakni di tahun 2011 dan 2014.
Kemudian, Ia juga mendapat nominasi Best Soundtrack - Retro/Remixed di ajang Video Game Music Online tahun 2014. Terakhir di tahun 2024 ini, Kondo masuk ke dalam daftar Academy of Interactive Arts & Science's Hall of Fame.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rolling Stone, Nintendo Life