Minggu, 06 APRIL 2025 • 10:51 WIB

TikTok Amerika Dapat Perpanjangan Lagi, Walmart Siap Luncurkan Tawaran Baru

Author

  TikTok(Sumber:X/ocmvakfi)

INDOZONE.ID - Masa depan TikTok di Amerika kembali memanas setelah pemerintahan Donald Trump memberi waktu tambahan kepada ByteDance, perusahaan asal Tiongkok yang menaungi TikTok.

Deadline terbaru kini diperpanjang hingga 4 Desember, memberikan waktu satu minggu lagi bagi ByteDance untuk menghindari larangan resmi terhadap aplikasi yang sangat populer ini.

Ini menjadi kali kedua pemerintah AS memberikan penundaan dalam beberapa minggu terakhir, menandakan bahwa negosiasi di balik layar mengenai kelanjutan TikTok masih berjalan intens.

Baca Juga: 12 Tips Simpel supaya Konten Kamu FYP dan Viral di TikTok, Kreator Baru Wajib Tahu!

Ilustrasi TikTok(Sumber:X/Business AM)

Walmart Tunjukkan Ketertarikan, Kini Bersama Oracle

Di tengah ketidakpastian soal nasib TikTok, Walmart kembali muncul sebagai calon mitra strategis.

Setelah upaya akuisisi bersama Microsoft pada tahun 2020 gagal, kini Walmart menggandeng Oracle—perusahaan teknologi yang sebelumnya sudah ditunjuk sebagai “mitra teknologi terpercaya” TikTok di Amerika Serikat.

Bagi Walmart, TikTok bukan hanya platform hiburan.

Dengan jumlah pengguna aktif lebih dari 100 juta di AS, aplikasi ini dipandang sebagai peluang emas untuk memperluas pasar e-commerce mereka melalui pendekatan media sosial.

Dengan integrasi langsung ke TikTok, Walmart berencana menghadirkan pengalaman belanja interaktif, di mana kamu bisa membeli produk langsung dari konten para kreator.

Langkah ini dinilai sebagai strategi efektif untuk menyaingi dominasi Amazon di dunia belanja online.

ByteDance Tawarkan Struktur Baru untuk TikTok di AS

Sementara itu, ByteDance berupaya meredam kekhawatiran pemerintah AS terkait keamanan data dengan mengusulkan pembentukan entitas bisnis baru.

Struktur ini akan memisahkan operasional TikTok di AS dari induknya di Tiongkok.

Dalam rencana tersebut, Oracle dan Walmart akan menjadi pemegang saham utama, dengan tujuan agar TikTok bisa tetap berjalan tanpa melanggar kepentingan nasional Amerika.

Namun hingga kini, belum ada keputusan final yang diumumkan.

Baca Juga: 7 Aplikasi Edit Video AI Terbaik untuk Konten TikTok 2025

Perdebatan mengenai privasi data dan ketegangan teknologi antara Amerika dan Tiongkok masih menjadi hambatan utama.

TikTok Masih Beroperasi, Tapi Masa Depan Belum Pasti

Untuk saat ini, TikTok masih dapat diakses secara normal oleh pengguna di AS, berkat beberapa keputusan pengadilan yang menunda pelarangan.

Namun jutaan kreator dan pengguna tetap waswas, menunggu hasil negosiasi yang akan menentukan nasib aplikasi ini ke depan.

Dengan makin banyak pihak yang terlibat dan waktu yang terus menipis, masa depan TikTok di Amerika masih menjadi tanda tanya besar,apakah akan diakuisisi, dipisahkan, atau dilarang sepenuhnya.

Baca Juga: Skylight: Rival Baru TikTok yang Didukung Mark Cuban, Siap Menggebrak Media Sosial di AS

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Digitaltrends.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU