INDOZONE.ID - Sosial media kini cukup berpengaruh bagi pelaku bisnis. Lantaran pengguna sosial senang mencari inspirasi arsitektur rumah, dekorasi rumah sampai memilih cat rumah yang bagus.
Saat ini pengguna media sosial aktif di tanah air mencapai 167 juta (60,4% dari total populasi). Dari riset yang dilakukan Datareportal.com menunjukan, sebanyak 50,4% menggunakan internet untuk mencari inspirasi tentang apa yang akan dilakukan atau cari produk.
Memanfaatkan teknologi digital dalam pemasaran pun penting. Metode soft selling banyak dipakai dalam dunia media sosial.
Baca Juga: Cegah Kejahatan Dunia Maya, Global Cybersecurity Forum Prioritaskan 5 Hal ini
Direktur Marketing PT Mowilex Indonesia Anna Yesito Wibowo mengatakan, ada berbagai macam strategi pemasaran digital agar sampai ke masyarakat.
Dimulai dari kolaborasi dengan public figur, berbagi pengalaman atau testimoni, sampai edukasi lewat media sosial.
"Cara ini mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi, edukasi secara online," ujarnya saat dapat penghargaan TOP Social Media Award.
Anna mencontohkan, bentuk soft selling yang bisa dilakukan yakni saat melakukan edukasi, masyarakat tahu informasi produk yang jelas dan disesuaikan dengan kebutuhan audiens.
Baca Juga: Mantan Karyawan Sebut Instagram Gagal Melindungi Remaja dari Pelecehan Seksual
Karena saat pertama kali kenal produknya, masyarakat membutuhkan product knowledge yang lengkap. Kemudian, pelaku bisnis juga perlu membangun keterlibatan konsumen di media sosial.
Sekaligus yang paling penting adalah memberikan layanan customer service, yang bisa diandalkan konsumen untuk mencari jawaban ataupun solusi.
"Tentu saja hal ini semakin memudahkan masyarakat dan tetap hadir pada saluran yang sama di media sosial," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: