INDOZONE.ID - Buat kamu yang bukan dari dunia IT, istilah GitHub mungkin terdengar asing. Padahal kalau dijelaskan dengan bahasa sederhana, GitHub sebenarnya cukup mudah dipahami.
Apa Itu GitHub?
Bayangkan kamu punya folder di Google Drive untuk menyimpan dokumen, foto, atau file penting. Nah, GitHub bisa dibilang seperti Google Drive, tapi khusus untuk baris kode (coding).
Di GitHub, para programmer bisa menyimpan proyek aplikasi atau website, mengatur versi perubahan kode, dan berkolaborasi dengan orang lain dari seluruh dunia.
Tapi, GitHub bukan sekadar tempat menyimpan file, tapi juga berfungsi sebagai media sosial untuk developer.
- Menyimpan proyek aplikasi atau website
- Mengatur versi perubahan kode
- Berkolaborasi dengan orang lain dari seluruh dunia
Tapi, GitHub bukan sekadar tempat “nyimpen file”. Ia juga berfungsi sebagai media sosial untuk developer.
Baca juga: Rebecca Heineman Berpulang: Dunia Game Kehilangan Salah Satu Programmer Terbrilliant Sepanjang Masa
Lebih dari Penyimpanan
Di GitHub, pengguna juga bisa melihat proyek orang lain, memberi kontribusi proyek tersebut, memberi bintang atau semacam like, dan mengikuti akun developer lain.
Makanya, GitHub sering dianggap sebagai LinkedIn versi programmer, karena aktivitas di dalamnya bisa menunjukkan kemampuan seseorang secara nyata.
Cara Kerja GitHub
Di balik GitHub, ada sistem bernama Git. Secara sederhananya, Git itu seperti fitur riwayat perubahan super canggih.
Misalnya kamu bisa bikin aplikasi ini, besok kamu ubah sebagian kodenya, ternyata error, dan mau balik ke versi kemarin.
Nah, Git memungkinkan kamu untuk menyimpan semua versi perubahan, membandingkan perubahan, dan kembali ke versi sebelumnya kapan aja.
Selain itu, Git juga memungkinkan banyak orang mengerjakan proyek yang sama tanpa saling tabrakan.
Kenapa GitHub Penting untuk Programmer?
Kalau kamu ingin kerja di bidang IT, GitHub itu hampit seperti CV wajib.
Kenapa? Karena di GitHub, recruiter bisa langsung melihat proyek apa aja yang pernah kamu buat, seberapa aktif kamu ngoding, cara kamu menulis kode, dan kontribusi kamu di proyek orang lain.
Dengan kata lain, GitHub itu seperti portofolio hidup dan tapi bukti nyata kemampuan kamu.
Bahkan, banyak perusahaan lebih tertarik melihat GitHub dibanding sekadar ijazah.
Baca juga: Ingin Jadi Programmer? Ini Tips Belajar Coding untuk Pemula
Apakah Aman Menyimpan Proyek di GitHub?
Ini pertanyaan yang sering banget muncul, kalau kodenya di-upload ke GitHub, apa nggak bahaya? Jawabannya: tergantung pengaturannya.
GitHub menyediakan dua jenis repositori atau tempat penyimpanan:
- Public (Terbuka): Bisa dilihat siapa saja, cocok untuk portofolio atau proyek open source, dan banyak digunakan untuk belajar dan kolaborasi.
- Private (Tertutup): Hanya bisa diakses oleh orang tertentu, aman untuk proyek rahasia atau pekerjaan kantor.
Jadi, selama kamu tidak membagikan data sensitif di repo publik atau mengatur privasi dengan benar, GitHub tergolong aman digunakan.
Jadi, bisa disimpulkan bahwa GitHub bukan cuma alat untuk programmer profesional. Buat pemula pun, platform ini sangat berguna untuk belajar coding, menyimpan proyek, dan membangun portofolio sejak dini.
Kamu jadi bisa melihat bahwa dunia programming itu sebenarnya kolaboratif dan terbuka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Medium