Rebecca Heineman Berpulang(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Kabar duka menyelimuti industri game. Rebecca Heineman, co-founder Interplay Entertainment sekaligus programmer dan desainer di balik The Bard’s Tale 3, meninggal dunia di usia 62 tahun setelah berjuang melawan kanker agresif.
Selama masa sakitnya, Heineman tetap terbuka soal kondisi kesehatannya lewat Bluesky, bahkan hingga hari-hari terakhirnya.
Baca juga: The Outer World dan Fallout: New Vegas Berikan Penghormatan untuk Pendiri Interplay Rebecca Heineman
Kabar meninggalnya Heineman pertama kali disampaikan oleh sahabatnya, Heidi McDonald, yang menyebutnya sebagai sosok bad-ass yang telah membuka jalan bagi banyak orang di industri game.
Tak lama, gelombang penghormatan datang dari berbagai tokoh. Salah satu yang paling menyentuh datang dari rekannya sekaligus sesama pendiri Interplay, Brian Fargo.
Ia menulis bahwa ia mengenal Heineman sejak era ’80-an dan menyebutnya sebagai one of the most brilliant programmers around.
Fargo bahkan membagikan pesan terakhir yang dikirim Heineman kepadanya:
“We have gone on so many adventures together! But, into the great unknown! I go first!!!”
Pesan yang penuh kehangatan sekaligus memilukan.
Banyak sosok penting lain juga ikut menyampaikan belasungkawa.
Josh Sawyer (Obsidian) mengenang Heineman sebagai figur penting di balik Bard's Tale dan Wasteland, game yang turut membentuk masa mudanya.
Chris Avellone berharap Heineman telah bertemu kembali dengan mendiang istrinya, Jennell Jaquays, sambil berterima kasih untuk semua karya dan kenangan yang telah ia tinggalkan.
Di balik portofolionya yang panjang, Heineman juga pernah memenangkan National Atari 2600 Space Invaders Championship, sebuah prestasi yang ia kenang kembali baru-baru ini, lebih dari empat dekade setelah pencapaiannya.
Dengan kepergian Rebecca Heineman, dunia game kehilangan sosok jenius, pionir, dan pejuang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net