NetEase Tutup Bad Brain Studios(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Kabar kurang menyenangkan datang dari industri game global. Bad Brain Game Studios, yang dikenal sebagai tim berisi mantan pengembang Ubisoft di balik Watch Dogs: Legion, resmi mengumumkan bahwa mereka akan menutup studio pada 17 November 2025.
Langkah ini diambil setelah NetEase Games perusahaan induk yang sebelumnya mendanai studio tersebut, menarik dukungan finansialnya.
Baca juga: Blood Message: Game AAA Single Player Pertama dari NetEase, Penuh Aksi Sinematik dan Nuansa Asia
Dalam unggahan resmi di halaman LinkedIn Bad Brain Game Studios, tim membagikan video sizzle reel dari proyek mereka yang belum dirilis, berjudul Midnight Riders.
Bersamaan dengan itu, mereka juga mengumumkan keputusan penutupan studio dan menyebut bahwa IP (hak kekayaan intelektual) dari Midnight Riders masih terbuka untuk akuisisi atau kemitraan di masa depan.
Dalam pernyataan resminya, pihak studio menulis:
“Meski kami telah berupaya keras mencari mitra baru untuk proyek ini, jalan ke depan belum juga terlihat.
Kami sangat berterima kasih kepada NetEase Games atas dukungannya dan kesempatan yang diberikan untuk menjelajahi setiap kemungkinan yang ada.
Tim kami telah mencurahkan segalanya ke dalam perjalanan ini, mendorong batas kreativitas dan kemampuan teknis setiap hari dengan penuh semangat, imajinasi, dan keahlian.”
Mereka juga menambahkan bahwa sambutan positif yang diterima Midnight Riders dari komunitas menjadi bukti dedikasi tim terhadap visi yang mereka bangun.
Meskipun hasil akhirnya tidak sesuai harapan, Bad Brain tetap bangga dengan apa yang telah mereka capai dan berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung proyek tersebut.
Penutupan Bad Brain Studios ini menjadi bagian dari tren besar penarikan investasi NetEase dari pengembangan game di wilayah Barat.
Sebelumnya, pada September dan Oktober 2025, dua studio lain, T-Minus Zero dan Fantastic Pixel Castle juga mengalami nasib serupa setelah NetEase menghentikan dukungan finansial mereka.
Keputusan ini tampaknya menunjukkan bahwa NetEase kini lebih memfokuskan strategi bisnisnya pada pasar Asia dan proyek internal, ketimbang mempertahankan kerja sama dengan studio-studio independen di Amerika Utara dan Eropa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net