INDOZONE.ID - Kabar kurang menyenangkan datang dari Sony Corporation. Raksasa teknologi asal Jepang ini resmi mengumumkan akan berhenti memproduksi perekam Blu-ray Disc, karena permintaan pasar yang semakin sepi dalam beberapa tahun terakhir.
Kabarnya Sony akan menghentikan pengiriman semua model perekam Blu-ray secara bertahap mulai Februari 2026 dan tidak ada model penerusnya.
Keputusan ini bukan tiba-tiba. Sejak 2024, Sony memang sudah memberikan sinyal untuk mencabut pengembangan dan produksi Blu-ray Disc, termasuk beberapa format cakram optik lainnya.
Baca juga: YouTube Kembali Pulih Setelah Alami Gangguan Layanan Singkat
Bahkan, mereka juga memangkas sekitar 40 persen tenaga kerja di divisi media, karena pasar penyimpanan optik dinilai nggak berkembang sesuai harapan.
Beberapa model yang kena dampak penghentian ini antara lain BDZ-ZW1900 (2024), serta BDZ-FBT4200, FBT2200, dan FBW2200 (2023).
Namun Sony nggak sepenuhnya meninggalkan Blu-ray, karena mereka masih akan memproduksi pemutar Blu-ray Disc untuk kebutuhan pemutaran konten.
Langkah ini sekaligus jadi penutup perjalanan panjang Sony di segmen perekam Blu-ray yang dimulai sejak 2003. Saat itu, Sony jadi pemegang sejarah yang pertama meluncurkan perekam Blu-ray Disc di dunia.
Nggak bisa dipungkiri, layanan streaming sekarang jauh lebih praktis. Nggak banyak yang masih memerlukan simpan cakram atau perangkat tambahan.
Baca juga: Bocoran Event Spesial Apple Maret 2026: Produk Baru yang Bakal Jadi Game Changer!
Ke depan, kebijakan ini juga bisa makin berubah, apalagi divisi home entertainment Sony kabarnya akan berada di bawah kendali TCL tahun depan.
Sony juga bukan satu-satunya yang mundur dari bisnis ini, karena Oppo sudah lebih dulu menutup lini Blu-ray pada 2018. Lalu disusul Samsung pada 2019, dan LG pada 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara