INDOZONE.ID - Memilih distribusi Linux memang bisa membingungkan, karena pilihannya sangat banyak. Namun, Ubuntu tetap menjadi distro paling populer hingga saat ini.
Sistem operasi berbasis open-source ini dikembangkan oleh Canonical Ltd. dan digunakan secara luas mulai dari laptop pribadi, hingga server perusahaan besar.
Ubuntu dikenal praktis, stabil, dan sangat mudah disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Bagi kamu yang ingin beralih dari Windows atau macOS, memahami cara install Ubuntu adalah langkah awal yang krusial.
Artikel ini akan membahas panduan instalasi secara mendalam. Mulai dari persiapan media bootable, hingga konfigurasi sistem agar siap digunakan untuk produktivitas harian.
Sebelum masuk ke langkah teknis cara install Ubuntu, pastikan perangkat kamu memenuhi spesifikasi minimum agar performa sistem tetap lancar (smooth).
Mengabaikan spesifikasi dapat menyebabkan sistem terasa lambat atau lagging. Berikut adalah standar minimum yang disarankan:
Baca juga: Cara Install Ulang Windows 11 Tanpa Hapus Data & Clean Install
Metode instalasi dalam panduan ini ditujukan untuk komputer desktop atau laptop menggunakan antarmuka grafis (GUI).
Jika kamu menggunakan VPS (Virtual Private Server), prosesnya biasanya dilakukan melalui panel penyedia layanan tanpa melalui tahap pembuatan USB bootable.
Langkah pertama dalam cara install Ubuntu adalah mendapatkan file citra (ISO). Sangat disarankan untuk menggunakan versi LTS (Long Term Support), seperti Ubuntu 24.04 LTS atau versi terbaru yang tersedia di situs resmi.
Versi LTS menjamin dukungan keamanan dan pembaruan sistem hingga 5 tahun ke depan. Pastikan kamu mengunduh file ISO langsung dari direktori resmi Ubuntu atau mirror terpercaya seperti Hostinger.
Ukuran file ini biasanya berkisar antara 3 GB hingga 5 GB, jadi pastikan koneksi internet kamu stabil sebelum memulai unduhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Hostinger.com