INDOZONE.ID - Pemerintah Australia merupakan negara demokrasi pertama yang mengeluarkan kebijakan pembatasan penggunaan media sosial bagi anak di bawah umur 16 tahun.
Merespon kebijakan tersebut, Meta menyatakan telah menutup lebih dari 550.000 akun. Jumlah tersebut mencakup 330.000 akun Instagram, 173.000 akun Facebook, dan 40.000 kun Threads yang dimiliki oleh anak-anak.
“Kepatuhan berkelanjutan terhadap undang-undang ini akan menjadi proses berlapis yang akan terus kami sempurnakan, meskipun kami tetap memiliki kekhawatiran terkait penentuan usia pengguna secara daring tanpa adanya standar industri yang jelas,” tulis Meta seperti dilansir GSMArena, Rabu (14/1/2026).
Baca juga: Google dan Apple Resmi Kerja Sama, AI Gemini Jadi Otak Baru Siri
Kebijakan ini berlaku sejak 10 Desember 2025. Dampaknya, ada 10 platform seperti Facebook, TikTok, Snapchat, X, Reddit, dan Twitch harus memblokir pengguna di bawah umur. Jika tidak, mereka akan terkena denda mencapai AUD 49,5 juta.
Setiap platform menggunakan berbagai metode untuk menentukan usia pengguna, mulai dari analisis aktivitas hingga selfie.
Namun, tidak semua platform menerima kebijakan tersebut. Reddit melayangkan gugatan kepada pemerintah Australia, mereka seharusnya tidak dilarang karena bukan bagian dari media sosial.
Selain itu, Reddit menyebut bahwa ini bisa menimbulkan masalah serius mengenai privasi dan kebebasan berekspresi.
Baca juga: Cek Fakta: Benarkah Kai Cenat Berhenti Streaming Setelah Kantongi Rp96 Miliar dari Fans?
Sebenarnya, Meta juga menyatakan penolakan pada larangan tersebut dengan berbagai alasan. Bagi Meta, ini bisa menjauhkan remaja dari media sosial karena terisolasi dari komunitas daring, bahkan mendorong untuk menggunakan internet yang ilegal.
Walaupun demikian, Meta sudah menghapus 550.000 akun dalam sebulan pasca larangan tersebut berlaku. Ini jadi tanda bahwa suatu kebijakan dapat berdampak pada suatu bisnis perusahaan. Apalagi Meta memiliki rekam jejak yang tidak sepenuhnya bersih dalam keselamatan pengguna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsm Arena