INDOZONE.ID - Seorang mahasiswa Jepang bernama Yuki Aizawa dari tim ZAWAWORKS, menciptakan prototipe bra yang hanya bisa dibuka dengan sidik jari pasangan pemakainya.
Bra ini memiliki sensor sidik jari pada kancingnya, sehingga hanya pasangan terdaftar yang bisa membukanya. Prototipe ini tidak dimaksudkan untuk produksi komersial.
Aizawa menyebut kreasi ini sebagai "inovasi fantasi", yang bertujuan untuk mengeksplorasi tema-tema penting seperti kepercayaan, privasi, dan keintiman dalam hubungan.
Baca juga: Lebih Aman dan Cepat, Pixel 10 Tawarkan Sensor Sidik Jari Baru dan Warna yang Beragam
Selain itu, bra ini juga menyoroti perpaduan menarik antara mode dan teknologi.
Dengan demikian, proyek ini lebih bersifat konseptual, membuka diskusi tentang bagaimana teknologi dapat mempengaruhi aspek-aspek personal dan hubungan interpersonal.
Yuki Aizawa adalah Co-Founder dan Co-CEO Rinne Technologies and Consulting, perusahaan yang mengembangkan solusi blockchain untuk isu lingkungan dan sosial seperti deforestasi dan inklusi keuangan.
Baca juga: Gunakan Teknologi Digital, Prabowo Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Yuki Aizawa merupakan tokoh kunci di Women in Tech Global, memiliki lebih dari 20 tahun pengalaman di perbankan IT dan teknologi emerging. Dia berdedikasi mendorong inovasi teknologi yang berdampak positif pada sosial dan lingkungan.
Desain bra inovatif ini mengilustrasikan perpaduan kreativitas dan teknologi untuk mengupas tema-tema kompleks dalam relasi manusia, meski prototipe ini tidak dimaksudkan untuk diproduksi secara luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @purep0st