INDOZONE.ID - Beberapa hari ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan sebuah fenomena yang cukup menjadi perbincangan hangat masyarakat.
Fenomena tersebut adalah pencarian Koin Jagat yang tersebar di beberapa lokasi di Indonesia, salah satunya adalah Kota Surabaya.
Koin Jagat adalah sebuah permainan dari aplikasi ‘Jagat’ yang mengajak pemainnya untuk berpetualang mencari koin yang bisa ditukarkan dengan uang. Di Kota Surabaya, masyarakat bahkan rela berburu ‘harta karun’ ini selama berjam-jam.
Romeo, dosen S1 Sistem Informasi Universitas Dinamika (STIKOM Surabaya), mengatakan bahwa permainan ini bukanlah hal yang baru di dunia digital. Sebelumnya, sudah pernah ada permainan yang serupa dengan Koin Jagat ini, yaitu ‘Pokemon Go’.
Baca Juga: Peluncuran Penuh Mika and the Witch's Mountain: Petualangan Fantasi Menyentuh Hati di Awal 2025
Romeo menjelaskan bahwa walaupun ‘Pokemon Go’ dan Koin Jagat serupa, namun mereka tak sama.
“Pokemon Go adalah aplikasi berbasis game yang menggunakan augmented reality (AR) dan GPS, sedangkan Koin Jagat merupakan aplikasi media sosial berbasis lokasi,” ucapnya.
Ia menuturkan bahwa para pengguna tetap harus memerhatikan beberapa hal saat terlibat dalam permainan ‘Koin Jagat’, terutama keamanan data privasi pengguna.
“Saat kita menggunakan aplikasi tersebut, data privasi kita terunggah ke aplikasi, karena aplikasi tersebut terus menerus dalam kondisi online. Selain itu, untuk memberikan status keberadaan pemain, maka aplikasi menggunakan GPS yang berjalan di background process sehingga dapat menguras baterai dari handphone pengguna,” tutur Romeo.
Baca Juga: Party Animals Akan Segera Hadir di PlayStation 5: Siap Hadirkan Hiburan Seru!
Romeo menambahkan bahwa terdapat isu keamanan lain yang perlu diperhatikan oleh para pemain Koin Jagat.
“Selain keamanan data privasi, terdapat bahaya penipuan dari oknum tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan ‘Jagat’,” ujarnya.
Melihat dari beberapa isu keamanan data privasi yang menghantui pengguna, Romeo berharap bahwa pemerintah dapat memastikan pengembang dari aplikasi ini sudah melakukan registrasi kepada pemerintah, sebagaimana aplikasi-aplikasi lainnya.
“Agar dapat memberikan kepastian kepada pengguna, bahwa data-data pengguna dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung