Ilustrasi logo game Pokemon Go. (Instagram/@pokemongoapp)
INDOZONE.ID - Komunitas Pokémon GO Indonesia telah mencapai angka dari lebih dari 100 grup aktif dengan 61.000 pengikut yang tersebar di seluruh Indonesia dan sejalan dengan komitmen pengembang Pokémon GO yakni Niantic, Inc.
Perusahaan tersebut berupaya untuk membawa pengalaman nostalgia Pokémon ke dunia nyata melalui Pokémon GO dengan memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR) berbasis lokasi untuk memungkinkan interaksi antara pemain dan membentuk komunitas global.
"Kami akan terus meningkatkan terobosan baru yang relevan lewat aktivitas komunitas Pokémon GO Indonesia," ungkap Country Manager of Emerging Market of Niantic, Inc., Refael Siregar, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Sabtu (8/7/2023).
"Selain itu, nantikan beberapa lokalisasi konten kami yang akan mengintegrasikan ciri khas bangsa seperti seni budaya Indonesia ke dalam aplikasi Pokémon GO," sambungnya.
Baca Juga: 2 Tim Indonesia Siap Berlaga di PMWI 2023 Riyadh
Refael menjelaskan perkembangan ini sejalan dengan upaya perusahaan untuk memperkuat dan mengembangkan solidaritas serta meningkatkan pengalaman bermain.
Menurut Statista, pasar AR di Indonesia diperkirakan mencapai US$108.9 juta pada tahun 2023 dengan pertumbuhan Compound Annual Growth Rate (CAGR) 10.83% hingga 2027.
Hal tersebut menunjukkan potensi pasar AR yang terus berkembang di Indonesia. Salah satu contoh sukses aplikasi AR di Indonesia adalah Pokémon GO, mobile game yang menjadi pionir dalam penggunaan teknologi AR di industri gaming.
Dengan pengalaman bermain yang menyenangkan dan imersif, Pokémon GO berhasil menciptakan daya tarik yang besar.
Konsep permainan Pokémon GO dirancang untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan di luar rumah, eksplorasi, dan interaksi dengan lingkungan sekitar, sehingga menarik minat banyak pemain di Indonesia.
Baca Juga: Update Patch Season 6, Call of Duty Mobile Hadirkan Beragam Fitur hingga Karakter Mythic Terbaru
Di sekitar waktu peluncuran Pokémon GO pada tahun 2016, teknologi AR terus digunakan dengan berbagai cara di industri gaming, termasuk penggunaan objek virtual di lingkungan pengguna.
Sejak saat itu, Pokémon GO terus mengembangkan fitur AR dalam aplikasi, termasuk mode AR+ yang memungkinkan Pokémon muncul di lingkungan nyata pengguna lewat layar ponsel pintar.
Selain itu, perusahaan secara rutin menyelenggarakan Community Day (Hari Komunitas) setiap bulan dan mendukung acara berkumpulnya komunitas di berbagai kota di Indonesia.
Keberhasilan Pokémon GO sebagai mobile game yang populer dan menguntungkan di Indonesia tercermin dari antusiasme kolaborasi dengan merek-merek ternama Tanah Air, seperti Telkomsel, Chatime, ShopeePay, dan Indomaret.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara