ilustrasi Transaksi menggunakan Qris (ANTARA)
INDOZONE.ID - Transaksi digital dengan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) memang praktis dan cepat. Cukup scan kode QR, pembeli bisa langsung bayar tanpa perlu bawa uang tunai.
Tapi, di balik kemudahan ini, ada juga celah yang dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Salah satu modus yang belakangan ini sering terjadi adalah penipuan dengan bukti transfer palsu.
Baru-baru ini, ramai kasus penipuan bukti transfer palsu yang terjadi mall PIM.
Pelaku mengaku sudah membayar lewat QRIS dan menunjukkan screenshot transfer, padahal uangnya tidak pernah masuk.
ilustrasi Transaksi menggunakan Qris (ANTARA)
Agar kamu tidak menjadi korban penipuan serupa, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegahnya:
1. Selalu Cek Notifikasi dari Aplikasi Resmi
Jangan hanya percaya pada screenshot atau gambar yang ditunjukkan pembeli. Screenshot sangat mudah diedit dan dimanipulasi.
Selalu periksa langsung lewat aplikasi e-wallet, mobile banking, atau mesin pembayaran.
Jangan hanya percaya screenshot. Pembayaran yang sah pasti tercatat dan muncul notifikasinya secara otomatis.
Baca Juga: 10 Keunggulan QRIS yang Kamu Harus Tahu: Apa Saja?
Beberapa aplikasi kasir digital dan e-wallet kini sudah mendukung fitur notifikasi suara atau getar saat pembayaran masuk. Ini sangat membantu terutama saat kamu sibuk melayani banyak pembeli.
Dengan adanya suara, kamu jadi tahu kapan transaksi benar-benar berhasil tanpa harus terus-terusan mengecek layar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bca.co.id