INDOZONE.ID - Pada era modern, perangkat elektronik menjadi prioritas. Akan tetapi, makin banyak pembaruan terus-menerus, apa yang akan terjadi pada gadget lama?
Gadget lama biasanya lebih cepat menumpuk dan menghabiskan ruang penyimpanan. Tetapi, tidak bisa dibuang begitu saja.
Sebab, limbah barang elektronik bisa menimbulkan ancaman lingkungan yang signifikan jika dibuang dengan tidak bertanggung jawab.
Limbah elektronik (e-waste) adalah istilah merujuk pada perangkat elektronik yang tidak berguna atau tidak diinginkan lagi, seperti komputer, laptop, hp, tablet, tv, kamera, printer, kompor, dan masih banyak lagi.
Baca Juga: 5 Strategi Pengelolaan Limbah Elektronik yang Ramah Lingkungan
E-waste dapat mengandung bahan-bahan berbahaya, seperti merkuri, timbal, kadmium, dan penghambat api yang mengandung bromin. Bahan-bahan ini bisa membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia jika tidak dibuang dengan benar.
Berikut beberapa langkah yang bisa kita lakukan untuk mengatasi limbah elektronik di rumah atau kantor secara aman:
Limbah elektronik berupa komputer lama, hp, printer, baterai, pengisi data, kabel, dan perangkat elektronik lainnya. Memahami apa saja bentuk e-waste adalah langkah awal untuk membuang dengan aman.
Kebanyakan orang tidak paham apa saja bentuk e-waste sehingga dibuang ke tempat sampah sembarangan.
Baca Juga: Memahami Sertifikasi Military Grade: MIL-STD-810H dan MIL-STD-461G untuk Perangkat Elektronik
Dengan membeli apa yang sangat dibutuhkan, bisa mengurangi membuang-buang perangkat elektronik. Pilihlah barang yang benar-benar akan digunakan, seperti produk yang tahan lama dan hemat energi atau seberapa penting perangkat itu untuk dibeli.
Cari tahu lokasi produsen elektronik yang memiliki program daur ulang, agar perangkat elektronik yang tidak digunakan lagi dibuang atau didaur ulang dengan benar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Morefield