INDOZONE.ID - Artificial Intelligence (AI) sering dianggap sebagai ancaman bagi pekerjaan manusia. Akan tetapi, ketika kita mendalami lebih jauh, AI bisa menjadi kunci dalam menciptakan peluang kerja baru serta mengubah cara kerja yang telah ada.
John McCarthy, seorang ahli komputer yang dianggap sebagai bapak kecerdasan buatan, mendefinisikan AI sebagai ilmu dan rekayasa menciptakan mesin cerdas, terutama program komputer cerdas.
Definisi ini menekankan pada pengembangan mesin yang dapat meniru fungsi kognitif manusia dalam hal belajar, berpikir, dan membuat keputusan.
Dengan algoritma yang kompleks, AI dapat memproses data dalam jumlah besar serta menghasilkan output yang relevan dan bermanfaat, seperti mengotomatisasi tugas tugas rutin, yang memungkinkan pekerja manusia untuk lebih fokus pada tugas tugas yang lebih kompleks dan kreatif.
Baca Juga: Catat! Tips Cegah Scam saat Pakai Uang Digital, Manfaatkan Teknologi Ai dan Machine Learning
Peluang kerja baru yang diciptakan AI, juga tidak terbatas pada satu wilayah geografis karena akses internet dan perkembangan teknologi. Keuntungan pemanfaatan AI bisa dirasakan semua sektor industri, terutama untuk pekerja yang bersedia belajar dan beradaptasi dengan AI.
Dilansir dari World Economic Forum, memperkirakan, AI akan menciptakan 12 juta pekerjaan baru secara global, menggantikan 75 juta pekerjaan yang hilang karena kemampuan ini dalam mengotomatisasi, pada 2025.
Dengan mengotomatisasi pekerjaan yang berulang, AI membebaskan waktu pekerja untuk fokus pada tugas yang lebih strategis dan inovatif.
AI dapat meningkatkan efisiensi operasional, yang pada gilirannya bisa mendorong pertumbuhan bisnis dan penciptaan lapangan kerja baru.
Baca Juga: Meta AI Makin Kaya Fitur: Tambah Kreatif dan Cerdas, Lho
AI juga berperan dalam mengembangkan platform pembelajaran yang lebih canggih dan adaptif. Ini membantu pekerja untuk terus meningkatkan keterampilan mereka dan mempersiapkan diri untuk pekerjaan masa depan.
AI mendorong lahirnya start-up baru yang menciptakan produk dan layanan baru atau perusahaan tradisional. Ketika mengadopsi AI untuk transformasi digital, itu akan membuka berbagai jenis pekerjaan yang sebelumnya tidak ada.
Seperti pada bidang kesehatan, AI membantu dalam diagnostic medis, analisis data pasien, dan manajemen rumah sakit. Itu akan menciptakan peran baru, seperti ahli data medis dan teknik AI di bidang kesehatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: McKinsey Global Institute (MGI). (2023). The Future Of Wealt, World Economic Forum