Meta AI pelajari 200 bahasa asing. (Twitter/@MetaAI)
INDOZONE.ID - Meta telah mengumumkan perkembangan terbaru untuk platform AI mereka. Setelah hanya mendukung percakapan chatbot saat rilis, kini Meta AI makin kaya fitur.
Berbagai fitur itu dapat mewujudkan ide kreatif penggunanya lewat kemampuan baru dari Meta AI. Nah, Meta AI kini tersedia dalam tujuh bahasa baru.
Iustrasi Chatbot AI yang ditenagai oleh Meta AI di WhatsApp. (Foto: IndiaToday)
Meski belum tersedia di Indonesia, Meta AI dapat diakses di 22 negara, termasuk Argentina, Chili, Kolombia, Ekuador, Meksiko, Peru, dan Kamerun.
Fitur baru ini hadir di WhatsApp (WA), Instagram, Messenger, dan Facebook dalam bahasa baru, seperti Prancis, Jerman, Hindi, Skrip Romawi Hindi, Italia, Portugis, dan Spanyol.
Baca Juga: Apple Gandeng Meta untuk Diskusikan Integrasi AI Generatif di iPhone
Tak hanya memperluas jangkauan untuk penggunanya, fitur baru juga dirancang untuk memudahkan pengguna dalam mewujudkan ide kreatif serta imajinasinya menjadi sebuah gambar.
Caranya mudah, yakni hanya dengan menulis "Imagine" diikuti dengan deskripsi tambahan. Pengguna dapat membuat gambar berdasarkan prompt atau perintah yang telah diinput.
Kemampuan kreatif Meta AI juga diperluas dengan fitur pengeditan baru. Alhasil, lebih mudah menambah atau menghapus objek, serta mengedit gambar sesuai keinginan pengguna dengan perintah sederhana.
Dengan perkembangan barunya ini, Meta AI tidak hanya memperluas jangkauannya, tetapi juga meningkatkan kemampuan dan fitur yang ditawarkan kepada penggunanya.
Baca Juga: Meta Gabungkan Tim Reality Labs, Metaverse dan Wearables Jadi Prioritas
Meta juga berkomitmen untuk terus mendengarkan masukan dari para penggunanya, dengan memperbarui Meta AI setiap dua pekan, dan cepat berinovasi untuk menghadirkan fitur baru.
Jadi, Meta AI membantu pengguna untuk berbagai aktivitas sehari-hari, seperti menangani tugas hingga memberikan inspirasi dengan fitur-fitur inovatifnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Meta