Ilustrasi dari satelit PREFIRE di orbit Bumi
INDOZONE.ID - Misi baru dari NASA untuk meluncurkan satelit khusus untuk mengamati area kutub. Satelit ini dikirim ke luar angkasa menggunakan roket Lab's Electron dari titik peluncuran Selandia Baru pada 25 Mei 2024 kemarin.
Misi ini merupakan hasil dari kolaborasi NASA dengan Universitas Wisconsin- Madison.
Ukuran satelit yang bernama PREFIRE (Polar Radiant Energy in the Far-Infrared Experiment) ini hanya sebesar dua boks sepatu.
Baca Juga: NASA Akan Luncurkan Teleskop Baru untuk Cari Planet Layak Huni
Adapun data yang akan dikumpulkan oleh satelit kecil ini, yaitu berupa jumlah panas yang diemisikan atau dikeluarkan oleh Bumi ke luar angkasa dengan sensor inframerah.
Area yang akan diamati secara spesifik adalah Kutub Selatan dan Utara, daerah terdingin dan terpencil yang ada di Bumi.
Para ilmuwan mengharapkan, data-data tersebut dapat memprediksi lebih detail terkait dampak dari pemanasan global terhadap daerah kutub.
Roket yang membawa satelit PREFIRE ke luar angkasa
Baca Juga: Misi Ambisius NASA: Pengin Bangun Stasiun Kereta Api di Bulan, Realita atau Angan-angan?
Wilayah Arktik dan Antartika sendiri berperan besar dalam keseimbangan energi panas Bumi.
Adanya pemanasan global mengganggu keseimbangan tersebut sehingga muncul berbagai dampak seperti melelehnya es di kutub.
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone. Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: NASA