INDOZONE.ID - Baru-baru ini, gambar yang dirilis oleh Orbit Mars Express milik Badan Antariksa Eropa (ESA) menunjukkan fenomena menarik di Kota Inca di wilayah kutub selatan Mars.
Gambar tersebut menunjukkan bintik-bintik hitam menyerupai laba-laba yang tersebar di wilayah kutub selatan Mars, menimbulkan spekulasi dan pertanyaan di kalangan masyarakat.
Baca Juga: Elon Musk Percaya Manusia Bakal Injakkan Kaki di Mars 2033
Penjelasan ilmiah dari para ahli mengungkapkan bahwa "laba-laba" Mars ini sebenarnya adalah fenomena geyser musiman.
Saat musim semi di Mars tiba, es karbon dioksida yang terkubur di bawah permukaan menguap dan menyembur keluar, membawa debu gelap dari bawah tanah.
Debu ini kemudian terbawa angin dan terdeposit di permukaan, membentuk pola seperti jari-jari yang menyerupai kaki laba-laba.
Baca Juga: Muncul Penampakan Beruang di Planet Mars, Berikut Penjelasan dari NASA!
Kota Inca juga dikenal sebagai Angustus Labyrinthus. Dinamakan demikian karena garis punggung bukitnya yang linier dan mirip reruntuhan, yang pernah dianggap sebagai bukit pasir yang membaru atau mungkin sisa-sisa gletser Mars kuno.
Meskipun penampakan "laba-laba" Mars tampak misterius dan menarik, fenomena ini telah dijelaskan oleh ilmuwan sebagai akibat dari proses geologi alami.
Penemuan ini menunjukkan kompleksitas dan dinamika permukaan Mars, dan memberikan wawasan baru tentang planet tetangga kita yang menarik ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Live Science