Ilustrasi Ide Bio Instagram Pelari Cewek Dalam Bahasa Inggris. (Foto: Freepik @Freepik)
INDOZONE.ID - Strava resmi meluncurkan fitur Terapi Fisik sebagai jenis aktivitas baru.
Aplikasi kebugaran dengan lebih dari 195 juta pengguna global ini kini memungkinkan pengguna mencatat sesi rehabilitasi dan pemulihan cedera secara terstruktur.
Selama ini Strava identik dengan pelacakan lari, bersepeda, atau renang. Tapi cedera adalah realita yang dialami hampir semua orang yang aktif bergerak, dan fase pemulihan justru sering jadi titik di mana motivasi paling mudah runtuh.
Fitur Terapi Fisik hadir untuk mengisi celah itu. Pengguna kini bisa mencatat sesi terapi untuk berbagai aktivitas seperti lari, bersepeda, berjalan, dan berenang.
Fitur ini melengkapi lebih dari 50 jenis aktivitas yang sudah tersedia di Strava, termasuk yoga, latihan beban, dan pilates.
Pembaruan ini mencakup tiga hal utama. Pertama, jenis aktivitas baru bernama Terapi Fisik yang bisa dicatat langsung di platform.
Kedua, integrasi dengan aplikasi Recover Athletics, yakni sebuah platform latihan mobilitas, kekuatan, dan daya tahan.
Ketiga, tag aktivitas Recovery yang memudahkan pengguna membedakan sesi intens dengan sesi pemulihan ringan dalam satu riwayat aktivitas.
Matt Salazar, Chief Product Officer Strava, menjelaskan, keseimbangan antara aktivitas, pemulihan, dan rehabilitasi telah menjadi bagian dari Strava untuk membantu pengguna tetap termotivasi dengan aman.
“Proses pemulihan dari cedera bisa terasa berat, bahkan lebih menantang. Dengan hadirnya Terapi Fisik, pengguna dapat berkata, 'Saya hadir hari ini, saya menjalani prosesnya, dan saya terus membuat kemajuan,'" ujar Salazar.
Komunitas lari dan bersepeda di Indonesia tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dan cedera adalah keluhan yang sangat umum, terutama di kalangan pelari pemula yang terlalu cepat menaikkan volume latihan.
Fitur ini bisa menjadi alat yang berguna bukan hanya untuk atlet profesional, tapi juga untuk pengguna kasual yang sedang dalam proses recovery dan ingin tetap merasa "aktif" secara terukur meski tidak bisa berlatih penuh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Strava