INDOZONE.ID - Persaingan di dunia kecerdasan buatan (AI) kini tak hanya soal siapa yang punya model terbaik, tapi juga siapa yang menguasai infrastruktur chip-nya.
Meta Platforms, perusahaan induk Facebook, baru saja menandatangani kesepakatan senilai miliaran dolar untuk menyewa chip AI dari Google, menurut laporan The Information, Kamis (26/2/2026).
Kesepakatan multi-tahun ini menjadi bukti betapa hausnya raksasa teknologi akan daya komputasi untuk mengembangkan model AI generasi terbaru.
Meta, yang juga baru saja mengikat kerja sama dengan AMD dan Nvidia, kini merapat ke Google untuk menggunakan Tensor Processing Units (TPU), chip andalan Google yang dirancang khusus untuk tugas-tugas AI.
Baca juga: Rusia Periksa Pendiri Telegram Pavel Durov atas Kasus 'Terorisme', Aplikasi Kena Sanksi Lagi
TPU selama ini menjadi senjata rahasia Google di ranah AI.
Chip ini dirancang internal dan digunakan untuk melatih model-model AI Google seperti Gemini.
Kini, Google gencar menjadikan TPU sebagai komoditas yang disewakan melalui layanan cloud-nya, bersaing langsung dengan GPU Nvidia yang selama ini mendominasi pasar.
Laporan menyebut bahwa penjualan TPU telah menjadi mesin pertumbuhan penting bagi pendapatan cloud Google.
Dengan menyewakan chip ini ke Meta, Google membuktikan bahwa investasi besarnya di AI mulai membuahkan hasil.
Apalagi, The Information juga melaporkan bahwa Meta tengah menjajaki pembelian TPU untuk dipasang langsung di pusat datanya sendiri mulai tahun depan.
Baca juga: Pernah Populer Pada Masanya, Ini Daftar Aplikasi Sosial Media yang Kini Sudah Tutup
Langkah Meta ini menunjukkan bahwa perang belanja infrastruktur AI sedang memanas.
Pekan lalu, AMD mengumumkan kesepakatan jual beli chip AI senilai hingga $60 miliar dengan Meta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters