Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 06:00 WIB

V2 Indonesia Luncurkan Aurowave, Bidik Celah Pasar Pro Audio Kelas Menengah

V2 Indonesia Luncurkan Aurowave, Bidik Celah Pasar Pro Audio Kelas MenengahAurowave, audio untuk kelas menengah (INDOZONE/M Fadli)

INDOZONE.ID - Pasar audio profesional di Indonesia terus berkembang, namun belum banyak brand yang mampu menghadirkan kualitas tinggi dengan harga yang tetap rasional. Melihat celah tersebut, *V2 Indonesia* resmi meluncurkan Aurowave, lini pro audio yang menyasar segmen menengah dengan pendekatan teknologi serius dan kontrol kualitas ketat.

Peluncuran ini bukan keputusan instan. Selama ini, V2 Indonesia kerap menerima permintaan klien yang ingin membeli perangkat display sekaligus sistem audio dalam satu paket. Namun ketika kebutuhan audio melibatkan vendor pihak ketiga, persoalan layanan purna jual sering kali kembali ke V2 Indonesia.

“Risiko reputasi menjadi pertaruhan. Padahal produknya bukan milik kami,” ujar CEO V2 Indonesia, Rudi Hidayat, dalam konferensi pers di Jakarta.

Dari situlah muncul keputusan strategis untuk membangun brand sendiri agar kontrol kualitas, layanan, hingga after sales berada dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Baca juga: Situs YouTube MP3 Converter Terbaik untuk Download Video Jadi Audio Terbaru dan Gratis

Tidak Bermain di Top Tier, Fokus pada Mid-Level Berkualitas

V2 Indonesia Luncurkan Aurowave, Bidik Celah Pasar Pro Audio Kelas MenengahPress conference peluncuran produk Aurowave (INDOZONE/M Fadli)

Dalam pemaparannya, Rudi menegaskan bahwa Aurowave tidak ditujukan untuk menembus pasar top tier global yang sudah memiliki standar teknis dan rider sangat spesifik.

“Di level tertinggi, brand-brand yang dipakai artis seperti Coldplay, Blackpink, atau Taylor Swift sudah punya riders masing-masing. Kami juga memegang distribusi salah satu brand top level itu di Indonesia. Jadi kami tidak mungkin bermain di level tersebut,” jelasnya.

Sebaliknya, Aurowave diposisikan di kelas menengah—di atas entry level namun tetap terjangkau. Target pasarnya mencakup B2B dan B2G, seperti institusi pemerintahan, event organizer, rumah ibadah, hingga venue skala menengah.

Rentang harga produk berada di kisaran Rp5 juta hingga Rp95 juta, dengan ketersediaan unit mulai Mei 2026.

Kunci Audio Profesional Ada di Software dan Amplifier

Dalam industri pro audio, banyak orang menilai kualitas hanya dari driver dan crossover. Namun menurut Rudi, faktor penentu sesungguhnya justru terletak pada amplifier dan firmware.

“Sebagus apa pun drivernya, sebagus apa pun crossover-nya, kalau amplifier dan firmwarenya tidak presisi, hasilnya tidak akan maksimal. Top tier audio dunia kuncinya ada di software dan pengolahan sinyal,” tegasnya.

Baca juga: Infinix Smart 20: Spesifikasi dan Harga Terbaru 2026, HP 1 Jutaan Layar 120Hz!

Kesadaran inilah yang mendorong V2 Indonesia melakukan riset mendalam. Selama tiga hingga enam bulan, tim bolak-balik ke China untuk berkolaborasi dengan pabrik manufaktur, sekaligus menjalin pengembangan dengan fasilitas produksi di Subang, Jawa Barat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

V2 Indonesia Luncurkan Aurowave, Bidik Celah Pasar Pro Audio Kelas Menengah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!