Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 15 JANUARI 2026 • 10:20 WIB

Teknologi AI Berwujud asal China Jadi Nomor Satu di Dunia, Kalahkan Produk Amerika Serikat

Teknologi AI Berwujud asal China Jadi Nomor Satu di Dunia, Kalahkan Produk Amerika SerikatIlustrasi teknologi AI berwujud (ANTARA)

INDOZONE.ID - Model dasar kecerdasan berwujud (embodied intelligence) Spirit v1.5 dari perusahaan Spirit AI, berada di urutan pertama dalam teknologi tersebut. Produk asal perusahaan China ini mengungguli model dari Amerika Serikat (AS).

Berdasarkan dari peringkat RoboChallenge, Spirit v1.5 mendapatkan skor 66,09 dengan tingkat keberhasilan 50,33 persen.

Spirit AI menyebut bahwa perusahaannya sudah merilis model unggulan tersebut yang sumber dayanya berformat sumber terbuka (open-source).

Baca juga: Dampak Aturan Medsos di Australia, Meta Hapus 550.000 Akun Selama Satu Bulan

RoboChallenge ini dijuluki sebagai “ujian global” buat robot, berfungsi jadi wadah penilaian kepada kinerja mesin di dunia nyata. RoboChallenge memiliki skema benchmarking mencakup 30 jenis tugas yang merepresentasikan aktivitas sehari-hari, dari menata objek, mengenali target, dan mengoperasikan berbagai peralatan.

Selain dapat skor keseluruhan tinggi, Spirit v1.5 satu-satunya model yang tingkat keberhasilannya di atas 50 persen.

Spirit AI didirikan di Hangzhou, Provinsi Zhejing, China Timur. Daerah ini juga rumah bagi startup kecerdasan buatan (artificial intelligence) DeepSeek dan perusahaan robotika humanoid Unitree Robotics.

Pada Juni 2025, perusahaan tersebut juga meluncurkan robot Moz1, yang ditujukan untuk perusahaan logistik dan industri.

Baca juga: Bye Sampah Chaos! Tips Hidup Ramah Lingkungan yang Praktis dan Anti Ribet Hanya dari Satu Aplikasi Saja

Lektor Kepala Universitas Teknologi Zhejiang, Qiu Jiefan, mengatakan bahwa posisi teratas tersebut menunjukkan kemampuan yang kuat dan menyeluruh dalam berbagai tugas robotik di dunia nyata.

"Dalam kecerdasan berwujud, kemampuan untuk memahami dan melaksanakan berbagai tugas serta skenario sangatlah penting," tutur Qiu.

Namun, Qiu menyebut, teknologi tersebut masih belum siap untuk diimplementasikan di skala besar. Tapi sebagai tanda langkah signifikan perkembangan aplikasi praktis.

CEO Spirit AI, Hen Fengtao, menyebut Spirit v1.5 punya arsitektur terpadu Vision-Language-Action (VLA), yang mengintegrasikan persepsi, penalaran, dan tindakan di sebuah sistem secara menyeluruh.

Selain itu, Han menambahkan bahwa Spirit AI juga memperkirakan bakal ada jenis robot layanan beragam dalam dua sampai tiga tahun ke depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Teknologi AI Berwujud asal China Jadi Nomor Satu di Dunia, Kalahkan Produk Amerika Serikat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!