Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 15:30 WIB

Literasi Digital dan Keuangan Syarat Utama sebelum Terjun ke Dunia Crypto

Literasi Digital dan Keuangan Syarat Utama sebelum Terjun ke Dunia CryptoIlustrasi mata uang digital atau cryptocurrency Bitcoin (photo/Unsplash/Dmitry Demidko)

INDOZONE.ID - Literasi digital dan literasi keuangan menjadi syarat utama sebelum terjun ke dunia aset crypto. Hal ini disampaikan Kepala Direktorat Perizinan dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Catur Karyanto Pilih, dalam sesi edukasi bertema “Kripto untuk Mahasiswa: Melek Ilmu Cuan Mengalir” di Universitas Bina Nusantara, Selasa (9/12/2025). 

Lebih dari 200 mahasiswa Binus mengikuti program edukasi Pintu Goes to Campus yang membahas pentingnya literasi digital dan literasi keuangan sebelum masuk ke dunia crypto.

Acara hasil kolaborasi antara PT Pintu Kemana Saja (PINTU), Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) resmi di Indonesia.

Catur, menegaskan bahwa edukasi digital, khususnya keuangan adalah fondasi utama sebelum masuk ke dunia crypto.

“Literasi digital dan literasi keuangan menjadi syarat utama sebelum terjun ke dunia aset crypto. Pemahaman literasi yang kuat membantu masyarakat mengenali manfaat dan risiko sehingga dapat memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak,” tuturnya.

Dalam sesi diskusi panel, Dr. Hugo Prasetyo menegaskan komitmen Binus dalam mengembangkan literasi digital.

“Binus memiliki kurikulum terintegrasi. Teman-teman yang mau tahu crypto bisa belajar coding di crypto science. Dari sisi finance, bisa belajar di bagian keuangan. Bahkan kami memiliki Beehive yakni laboratorium khusus untuk cryptocurrency,” jelasnya.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi konsumen produk digital, tetapi juga inovator di industri crypto yang terus berkembang.

CMO PINTU, Timothius Martin, mengapresiasi dukungan kampus dan regulator terhadap inisiatif edukasi.

“Kami mengapresiasi Universitas Bina Nusantara yang telah menerima PINTU di penghujung tahun 2025 ini untuk berbagai pengetahuan seputar manfaat dan risiko industri crypto. Kami juga berterima kasih kepada OJK yang mendukung penuh kegiatan ini,” katanya.

Menurut Timo, PINTU ingin memastikan generasi muda memahami keamanan, peluang, serta risiko sebelum mulai berinvestasi.

Pengguna Crypto Meningkat

Pertumbuhan crypto secara global terus naik. Mengacu laporan CoinLaw, jumlah pengguna aset digital meningkat 34% dari 2024 ke 2025, mencapai 580 juta orang. Mayoritas berasal dari kelompok usia 18–34 tahun.

“Indonesia kebanjiran bonus demografi anak muda usia produktif yang juga mendominasi pengguna aset crypto dalam negeri. Ini menjadi berkah sekaligus tantangan besar utamanya dari sisi literasi dan inklusi,” kata Timo.

Ia menegaskan bahwa edukasi menjadi kunci untuk memastikan pemula memahami cara berinvestasi aset digital secara aman dan bertanggung jawab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Literasi Digital dan Keuangan Syarat Utama sebelum Terjun ke Dunia Crypto

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!