starlink (bif.telkomuniversity.ac.id)
INDOZONE.ID - Starlink resmi membuka akses internet gratis untuk wilayah Sumatera yang terdampak bencana banjir, seperti Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar), hingga akhir Desember 2025.
Kerusakan jaringan telekomunikasi dan pemadaman listrik berkepanjangan karena bencana, jadi pemicu keputusan ini diterapkan. Ini pun jadi dukungan darurat agar komunikasi di daerah terisolasi tetap berjalan.
Baca juga: Solusi Inovatif Banjir dengan Self Closing Flood Barrier (SCFB)
Starlink memberikan layanan gratis selama 30 hari bagi pengguna di Sumatra, termasuk mereka yang sebelumnya sempat nonaktif.
“Bagi mereka yang terdampak banjir parah di Indonesia, Starlink menyediakan layanan gratis bagi pelanggan baru dan lama hingga akhir Desember 2025. Kami juga bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk segera membangun terminal dan memulihkan konektivitas ke wilayah-wilayah yang paling terdampak di Sumatra,” tulis Stralink, dikutip dari laman resmi Starlink, Sabtu (29/11/2025).
Sistem otomatis langsung menerapkan kredit layanan sehingga masyarakat gak perlu mendaftarkan ulang perangkat.
Terminal-terminal Starlink telah ditempatkan di posko pengungsian, kantor pemerintah daerah, titik koordinasi BNPB, serta lokasi yang terputus total dari jaringan seluler. Perangkat digunakan untuk komunikasi petugas, evakuasi, dan laporan kondisi warga.
Di Aceh, ratusan menara telekomunikasi tumbang akibat banjir dan longsor. Banyak wilayah berada dalam kondisi blackout komunikasi sejak hari pertama bencana terjadi.
Dengan kondisi ini, Starlink menjadi satu-satunya jalur komunikasi stabil bagi beberapa kecamatan dan desa yang terisolasi.
Petugas SAR memanfaatkan jaringan satelit ini untuk mengirim data situasi lapangan, menghubungkan tim evakuasi, dan mempercepat distribusi bantuan. Warga pengungsi juga menggunakannya untuk menghubungi keluarga dan mengirim permintaan bantuan.
Selain komunikasi darurat, jaringan Starlink membantu dalam akses layanan kesehatan jarak jauh, distribusi logistik, akses informasi cuaca dan status jalan, serta koordinasi relawan antarwilayah.
Akses stabil ini menjadi pengganti sementara bagi jaringan seluler yang belum dapat diperbaiki akibat medan sulit dan cuaca ekstrem.
Baca juga: Video Reaksi Ayah Speed Melihat Putranya Kunjungi Kota Tua Jakarta Banjir Pujian Netizen
Di tengah kerusakan infrastruktur dan terbatasnya akses listrik, kehadiran internet satelit menjadi dukungan vital agar alur informasi tetap berjalan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Starlink.com