Amazon Web Services (AWS) kembali pulih setelah alami gangguan. (TheVerge)
INDOZONE.ID - Amazon Web Services (AWS) akhirnya kembali normal setelah mengalami gangguan besar yang membuat banyak layanan internet di seluruh dunia lumpuh selama berjam-jam.
AWS mengonfirmasi bahwa penyebab utama masalah sudah diperbaiki, meski efeknya masih terasa di sejumlah situs besar yang sempat tidak bisa diakses hampir sepanjang hari.
Gangguan ini terjadi sejak pagi hari dan berdampak pada banyak perusahaan besar, mulai dari Snapchat, Roblox, Zoom, Coinbase, hingga layanan perbankan seperti Lloyds, Bank of Scotland, dan Halifax.
Baca juga: Transformasi Digital: Migrasi VMware ke AWS Tawarkan Efisiensi dan Keamanan
Masalah utamanya berasal dari AWS, divisi komputasi awan milik Amazon, yang menjadi tulang punggung jutaan situs dan platform di seluruh dunia.
Walau gangguan di layanan cloud bukan hal baru, kejadian di mana banyak situs besar tumbang bersamaan cukup jarang terjadi.
Namun, menurut para ahli, hal seperti ini kini semakin sering karena semakin banyak aktivitas kita yang bergantung pada layanan online.
Tekanan terhadap sistem cloud semakin tinggi, dan kejadian seperti ini menunjukkan betapa rapuhnya infrastruktur digital kita saat ini.
AWS kini memastikan semua layanannya sudah kembali beroperasi normal. Laporan gangguan di situs Downdetector juga menurun drastis.
Namun, kini banyak perusahaan yang mulai menghitung kerugian dan mencari siapa yang harus bertanggung jawab atas kejadian ini.
Gangguan ini berasal dari pusat data AWS di Virginia Utara, Amerika Serikat, yang dikenal dengan sebutan US-EAST-1. Ini adalah salah satu wilayah server cloud terbesar di dunia.
Menariknya, ini bukan kali pertama. Dalam lima tahun terakhir, sudah tiga kali gangguan besar internet berawal dari pusat data yang sama.
Selain itu, para ahli juga menyebut masalahnya berkaitan dengan DNS (Domain Name System), sistem yang bekerja layaknya "buku telepon" internet.
Kalau DNS bermasalah, maka aplikasi dan situs tidak bisa menemukan alamat server tujuan, sehingga semua layanan bisa berhenti total.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BBC