INDOZONE.ID - Pernah terpikir mengganti monitor PC dengan TV? Alasan orang bisa bermacam-macam, mulai dari monitor rusak, ingin merasakan layar besar untuk bekerja, hingga mencari sensasi berbeda saat menonton atau bermain game. Jadi, sebelum memindahkan TV ke meja kerja, berikut lima fakta pakai TV jadi monitor.
Ilustrasi android TV. (wired.com)
Sebelum menghubungkan, periksa dulu jenis port yang ada di TV dan PC. Sebagian besar TV dan kartu grafis PC modern sudah mendukung HDMI, yang mampu mengirimkan gambar dan suara digital berkualitas.
Kalau TV kamu hanya memiliki port VGA atau RCA, kamu akan memerlukan adaptor tambahan. Gunakan kabel HDMI berkualitas baik agar sinyal tetap stabil. Selama port-nya kompatibel, TV bisa jadi monitor PC tanpa masalah.
Baca juga: Sering Bikin Bingung, Ini 5 Perbedaan Google TV dan Android TV
Layar besar memang menggiurkan, tapi perbedaan TV dan monitor cukup terasa jika digunakan di jarak dekat. Misalnya, TV 32 inci dengan resolusi 720p akan terlihat buram saat dipakai bekerja di meja.
Pilih TV dengan resolusi minimal 1080p supaya tampilan tetap tajam. Jangan lupa atur scaling di sistem operasi agar ikon dan teks tetap proporsional di layar besar.
Kalau tujuan utamanya adalah TV untuk monitor gaming, refresh rate dan input lag jadi faktor penting. Monitor gaming biasanya punya refresh rate tinggi seperti 144Hz atau lebih, sedangkan kebanyakan TV hanya di 60Hz.
Selain itu, input lag TV cenderung lebih besar, yang bisa membuat kontrol terasa lambat. Beberapa TV modern memang punya Gaming Mode untuk mengurangi jeda, tapi performanya tetap belum secepat monitor khusus gaming.
Baca juga: 6 Cara Menyulap HP Android Jadi Remote Smart TV
TV dirancang untuk ditonton dari jarak jauh, bukan untuk jarak dekat seperti monitor. Kalau digunakan di meja kerja, mata bisa cepat lelah dan leher terasa pegal karena sering menoleh.
Agar tetap nyaman, posisikan TV dan kursi pada jarak yang ideal. Ini juga salah satu kelebihan dan kekurangan TV sebagai monitor. Kelebihannya layarnya lega, kekurangannya bisa melelahkan kalau jaraknya terlalu dekat.
Monitor PC biasanya punya akurasi warna yang lebih presisi, penting untuk pekerjaan desain, editing foto, atau video. TV cenderung mengatur warna agar lebih kontras demi hiburan, bukan untuk keakuratan.
Walaupun beberapa TV menyediakan pengaturan gambar yang bisa disesuaikan, hasilnya tetap tidak setepat monitor profesional. Untuk tugas kreatif, monitor adalah pilihan terbaik. Namun, untuk aktivitas santai seperti streaming atau browsing, TV sudah cukup memadai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Vegoutmag.com