Battlefield 6 Rilis Pembaruan(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Kabar terbaru datang dari Battlefield 6, di mana tim pengembangnya resmi merilis pembaruan untuk memperbaiki bug pada sistem lompatan pemain.
Bug ini sempat membuat momentum lompatan tiba-tiba terhenti tergantung dari senjata yang sedang digunakan.
Menurut pernyataan resmi dari Battlefield Studios, masalah tersebut telah diperbaiki dan patch baru sudah diterapkan di semua platform.
Kini, kamu bisa melanjutkan lompatan dari posisi sprint tanpa kehilangan momentum, sehingga pergerakan karakter terasa lebih mulus dan realistis di medan perang.
Baca juga: Pengguna Cronus Zen Diblokir di Battlefield 6? Ini Faktanya
Selain memperbaiki bug lompatan, tim pengembang juga tengah memantau jumlah pemain di mode Breakthrough.
Mereka menemukan bahwa beberapa peta dalam mode ini tidak selalu terisi sesuai dengan jumlah pemain yang seharusnya.
“Kami sedang menerapkan penyesuaian di sistem backend untuk meningkatkan konsistensi dan menghadirkan pengalaman terbaik bagi semua pemain di mode ini,” ungkap tim pengembang dalam pernyataan resminya.
Langkah ini menunjukkan bahwa EA dan Battlefield Studios berkomitmen menjaga stabilitas server serta memastikan semua mode permainan berjalan optimal setelah peluncuran besar Battlefield 6.
Belum lama ini, EA juga mengeluarkan permintaan maaf atas gangguan yang terjadi pada aplikasi EA App.
Gangguan tersebut menyebabkan sebagian pemain yang sudah melakukan pre-order Battlefield 6 melalui EA tidak bisa mengakses game-nya tepat waktu.
Sebagai bentuk kompensasi, EA memberikan hadiah gratis berupa Premium Season Pass, serta 12 Hardware Boosters dan 12 Career 60-Minute Boosters bagi seluruh pemain yang terdampak.
Langkah ini mendapat apresiasi positif dari komunitas, terutama karena EA bergerak cepat memperbaiki kesalahan dan memberikan kompensasi yang adil.
Meski sempat diterpa sejumlah masalah teknis, Battlefield 6 tetap mencatatkan prestasi luar biasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net