Battlefield 6(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Setelah sempat tersesat arah di Battlefield 2042, EA akhirnya menghadirkan sesuatu yang benar-benar segar lewat Battlefield 6.
Game ini bukan hanya menjadi langkah besar dalam memulihkan kepercayaan para penggemar lama, tapi juga menjadi kebangkitan sejati dari identitas Battlefield yang selama ini hilang.
Dengan pertempuran intens 64 pemain, destruksi realistis, dan kampanye pemain tunggal yang solid, Battlefield 6 membuktikan dirinya sebagai entri terbaik dalam seri ini selama lebih dari sepuluh tahun meski belum sempurna di semua sisi.
Baca juga: Oktober Nanti Meriahkan Campaign Spektakuler Battlefield 6, Apa Saja Misinya?
Jika kamu merasa Battlefield 2042 terlalu futuristik dan “kosong”, Battlefield 6 adalah kebalikannya.
Game ini meninggalkan konsep 128 pemain yang terlalu luas dan membingungkan, menggantinya dengan peta yang lebih fokus dan taktis.
Empat kelas prajurit klasik kembali hadir — Assault, Engineer, Support, dan Recon dengan pendekatan modern yang tetap terasa familiar.
Selain itu, nuansa “modern warfare” terasa lebih membumi, dengan desain visual bergaya oranye terbakar yang membuat setiap pertempuran tampak dramatis.
Ketika semuanya berjalan sempurna—jet terbang rendah, rudal melintas di dekatmu, dan bangunan runtuh di depan mata,Battlefield 6 benar-benar terasa epik.
Momen-momen seperti inilah yang mengingatkan kita pada masa kejayaan Battlefield 3 dan 4.
Battlefield 6 membawa kamu menjelajahi medan perang global dari Kairo, New York, Gibraltar, hingga Tajikistan, termasuk kembalinya map legendaris Operation Firestorm.
Tiga map utama; Mirak Valley, Liberation Peak, dan Operation Firestorm menjadi sorotan besar dalam mode seperti Conquest, Rush, dan mode baru bernama Escalation.
Sementara mode skala menengah dan kecil tetap seru, Battlefield 6 terasa paling “hidup” ketika kamu bermain di map besar dengan kendaraan tempur, jet, dan helikopter yang berseliweran di langit.
Salah satu kekuatan utama Battlefield selalu terletak pada destruksi lingkungan yang realistis, dan di Battlefield 6, hal itu kembali dengan level detail yang menakjubkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net