Battlefield 6(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Game FPS terbaru dari EA, Battlefield 6 resmi dirilis pada Jumat, 10 Oktober 2025 dan langsung menggebrak pasar digital.
Sebelum peluncuran globalnya, game ini sudah mendominasi peringkat teratas penjualan di Steam, sekaligus mencetak pencapaian finansial luar biasa dengan penjualan pra-rilis yang diperkirakan menembus $100 juta.
Baca juga: Oktober Nanti Meriahkan Campaign Spektakuler Battlefield 6, Apa Saja Misinya?
Menurut data dari SteamDB, Battlefield 6 kini menduduki posisi nomor satu dalam daftar top sellers di platform Steam.
Game ini berhasil mengungguli Counter Strike 2 dan Little Nightmares 3, dua judul besar yang juga sedang populer.
Selain itu, Battlefield 6 juga menempati posisi keempat dalam daftar game paling banyak diinginkan (most-wishlisted) di Steam, hanya kalah dari Subnautica 2, Deadlock, dan Light No Fire.
Menariknya, Arc Raiders dan Kingmakers mengikuti di posisi kelima dan keenam, menandakan persaingan ketat di jajaran game AAA menjelang akhir tahun 2025.
Seorang analis industri gim, Rhys Elliot dari Alinea Newsletter, memperkirakan bahwa Battlefield 6 telah menghasilkan lebih dari $100 juta dari penjualan pra-rilis di Steam saja.
Menurut laporan tersebut, game ini juga telah mencatatkan lebih dari 3,5 juta wishlist dan 1,8 juta pre-order di platform milik Valve itu.
Angka yang fantastis ini memperlihatkan antusiasme besar para penggemar terhadap kebangkitan seri legendaris besutan EA dan DICE.
Kesuksesan ini tidak datang secara tiba-tiba. Sebelumnya, open beta Battlefield 6 sempat menarik perhatian besar dengan puncak jumlah pemain bersamaan mencapai 865.233 di Steam, menjadikannya beta paling sukses dalam sejarah seri Battlefield.
Antusiasme tinggi tersebut bahkan kembali memanaskan perdebatan klasik antara penggemar Call of Duty dan Battlefield, yang kini muncul lagi di berbagai forum dan media sosial.
EA pun terlihat tidak ragu ikut terlibat dalam percakapan publik tersebut, memperkuat momentum hype menjelang perilisan resmi.
Baca juga: Battlefield 6 Hadirkan Dua Peta Baru: Mirak Valley dan Operation Firestorm, Seru tapi Belum Sempurna
Dalam ulasan terbaru dari Eurogamer, penulis Rick Lane menyebut Battlefield 6 sebagai “reset yang andal dan pondasi kuat untuk EA di masa depan”.
Ia menambahkan bahwa,Lane juga menyoroti bahwa meski masih ada ruang untuk peningkatan dalam hal ambisi dan ukuran medan pertempuran, pengalaman bermain Battlefield 6 terasa lebih stabil dan menyenangkan sejak peluncuran awalnya.
Dengan penjualan pra-rilis yang mencetak rekor, respons positif dari pemain, serta ulasan media yang cukup solid, Battlefield 6 tampaknya menjadi kebangkitan besar bagi franchise legendaris EA ini.
Bagi kamu yang menantikan pertempuran berskala besar penuh ledakan dan kekacauan khas Battlefield, inilah saat yang tepat untuk ikut terjun ke medan perang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net