Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 17 OKTOBER 2025 • 16:15 WIB

Penjualan FBC: Firebreak Masih Lemah Meski Sudah Diperbarui

Penjualan FBC: Firebreak Masih Lemah Meski Sudah DiperbaruiPenjualan FBC: Firebreak Masih Lemah Meski Sudah Diperbarui(Sumber:X/Eurogamer)

INDOZONE.ID - Game FBC: Firebreak, spin-off dari seri Control besutan Remedy Entertainment, kembali jadi sorotan setelah laporan terbaru menunjukkan bahwa penjualannya masih belum mencapai target internal perusahaan, meskipun sudah mengalami peningkatan setelah pembaruan besar.

Dalam laporan keuangan terbarunya, Remedy mengumumkan adanya peringatan profit (profit warning) kepada para investor.

Studio asal Finlandia ini menurunkan proyeksi keuntungan operasionalnya akibat penjualan FBC: Firebreak yang “lemah”, yang disebut memberikan dampak besar terhadap kondisi finansial perusahaan.

Baca juga: Tarik Jutaan Peminat, Penjualan FBC: Firebreak di PC Dianggap Mengecewakan, Kok Bisa?

Remedy CEO: “Kami Tetap Melanjutkan Pengembangan Game Ini”

CEO Remedy, Tero Virtala, menjelaskan kondisi tersebut dalam pernyataannya (dikutip dari InsiderGaming).

“FBC: Firebreak diluncurkan pada 17 Juni. Dalam laporan keuangan paruh pertama 2025, kami menyebutkan bahwa penjualan di fase peluncuran belum memenuhi ekspektasi. Setelah rilis, tim kami dengan cepat melakukan pembaruan berdasarkan masukan dari pemain dan merilis sejumlah update besar,” ujar Virtala.

Virtala menambahkan bahwa pada 29 September 2025, Remedy merilis Major Update pertama berjudul Breakpoint yang menghadirkan banyak perubahan signifikan pada pengalaman bermain.

Meskipun metrik pemain dan penjualan menunjukkan peningkatan setelah update tersebut, angka penjualan totalnya tetap belum memenuhi target internal Remedy.

Penyesuaian Investasi dan Arah Jangka Panjang

Lebih lanjut, Remedy juga mengonfirmasi bahwa mereka mengakui kerugian non-tunai (non-cash impairment) terhadap biaya pengembangan serta hak penerbitan dan distribusi yang telah dialokasikan untuk FBC: Firebreak.

“Kami sedang menyeimbangkan kembali investasi untuk judul ini, namun tetap melanjutkan pengembangannya sesuai dengan proyeksi penjualan jangka panjang yang telah diperbarui,” tambah Virtala.

Dengan kata lain, meski performa penjualan Firebreak masih di bawah harapan, Remedy belum menyerah dan akan terus memperbaiki pengalaman bermain agar sesuai dengan visi jangka panjang mereka.

Dari Awal Sudah Tak Penuhi Ekspektasi

Sebelumnya, Remedy sudah sempat mengungkapkan rasa ketidakpuasan terhadap kinerja Firebreak pada laporan keuangan bulan Agustus 2025.

Game live-service shooter tersebut sebenarnya berjalan lancar secara teknis saat peluncuran dan bahkan berhasil menarik lebih dari satu juta pemain dalam 10 hari pertama.

Namun, mayoritas pemain datang dari Xbox Series X/S dan PlayStation 5, di mana game ini tersedia gratis melalui layanan berlangganan seperti Game Pass dan PlayStation Plus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Eurogamer.net

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Penjualan FBC: Firebreak Masih Lemah Meski Sudah Diperbarui

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!