Penjualan FBC(Sumber:X/Eurogamer)
INDOZONE.ID - Remedy Entertainment mengaku tidak puas dengan penjualan game live-service terbarunya, FBC: Firebreak, terutama di platform PC melalui Steam.
Meskipun sempat menarik lebih dari 1 juta pemain hanya dalam 10 hari pertama, performanya di pasar digital PC jauh di bawah ekspektasi.
Baca juga: FBC: Firebreak Umumkan Update Besar, Janji Perbaiki Proses Onboarding yang Bikin Frustrasi
CEO Remedy, Tero Virtala, menjelaskan bahwa mayoritas pemain justru berasal dari Xbox Series X/S dan PlayStation 5, di mana game ini langsung tersedia sejak hari pertama di layanan berlangganan seperti Game Pass dan PS Plus.
Sementara itu, Steam yang diharapkan menjadi kanal penjualan utama di PC justru mengalami penurunan minat.
Virtala mengakui bahwa proses onboarding dan struktur misi di awal game menyebabkan banyak pemain keluar lebih cepat, ditambah membanjirnya ulasan negatif.
Namun setelah pembaruan yang memperbaiki gameplay, ulasan mulai bergeser ke arah positif.
Walau peluncurannya dianggap kurang memuaskan secara komersial, Virtala menegaskan bahwa kesepakatan dengan layanan berlangganan konsol tetap menjadi penyumbang pendapatan terbesar dan akan terus diakui sepanjang periode kontrak.
Remedy berencana merilis update besar pada September 2025 untuk menarik minat pemain baru sekaligus mempertahankan komunitas yang ada.
Selain FBC: Firebreak, Virtala memastikan bahwa pengembangan Control 2 berjalan sesuai jadwal, kini fokus pada gameplay, desain lingkungan, dan misi.
Proyek remake Max Payne 1 & 2 juga telah memasuki tahap produksi penuh.
Remedy mengungkap bahwa penjualan seumur hidup Control telah melampaui 5 juta kopi, apalagi sejak hak penerbitan dan distribusinya kembali ke perusahaan.
Sementara itu, Alan Wake 2 terus mencetak penjualan stabil dan mengumpulkan royalti meski baru mencapai titik impas setahun setelah rilis, ketika penjualannya menembus 2 juta kopi.
Game ini juga tercatat sebagai rilis tercepat dalam sejarah Remedy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Eurogamer.net