Ilustrasi beli iPhone bekas. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Lagi berencana beli iPhone tapi budget minim? Banyak orang akhirnya milirik iPhone inter karena harganya jauh lebih murah dibanding versi iBox atau resmi.
Tapi jangan langsung tergiur, karena sebelum membeli kamu wajib tahu dulu perbedaannya biar nggak zonk di kemudian hari.
Baca juga: Samsung Galaxy S26 Sekencang Apa Sih Dibanding S23?
Perbedaan paling utama ada di sini. iPhone resmi dari iBox punya garansi resmi dari Apple Inc.. Jadi kalau ada kerusakan, kamu bisa klaim ke service center resmi tanpa ribet.
Sementara iPhone inter biasanya nggak punya garansi resmi. Selain itu, status IMEI-nya juga belum tentu terdaftar di Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Jika IMEI nggak terdaftar, risikonya bisa kehilangan sinyal bahkan terblokir.
Dari segi harga, iPhone inter jelas lebih murah. Bahkan selisihnya bisa cukup jauh dibanding iPhone iBox. Hal ini karena iPhone inter berasal dari impor luar negeri dan nggak melalui jalur distribusi resmi.
Kamu juga bisa cek kode negara di: Settings - General - About - Model Number. Kalau resmi Indonesia, biasanya ada kode seperti PA/A, ID/A, atau FE/A.
Baca juga: ADVAN 360 GO: Laptop Hybrid 3-Jutaan dengan Layar Sentuh, Cocok untuk Pelajar!
Kalau iPhone iBox, kondisi barang jelas baru dan sesuai standar. Sedangkan iPhone inter belum tentu, karena bisa jadi bekas pakai, rekondisi, atau unit campuran.
Aksesorinya juga bisa beda-beda tergantung negara asal, bahkan buku panduannya belum tentu sesuai standar Indonesia.
Ini yang sering baru terasa setelah membeli, karena iPhone iBox bisa langsung dibawa ke service center resmi kalau ada masalah.
Sementara iPhone inter nggak bisa klaim ke layanan resmi. Jadi kalau rusak, kamu harus keluar biaya sendiri yang biasanya nggak sedikit.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Topsellbelanja.com