Ilustrasi charger masih menancap di stop kontak. (freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak kamu hanya mencabut HP setelah selesai ngecas, sementara kepala chargernya tetap menancap rapi di stopkontak? Padahal, bahaya membiarkan charger tetap menancap bukanlah hal sepele. Banyak orang belum sadar bahwa charger HP tetap menancap di listrik bisa menimbulkan risiko yang cukup serius. Berikut diantaranya.
Ilustrasi charger di stop kontak. (freepik)
Walaupun perangkat sudah dilepas, charger yang masih terhubung tetap menarik daya kecil secara terus-menerus. Fenomena ini dikenal sebagai daya hantu atau standby power.
Daya yang tersedot mungkin hanya 0,1-0,5 watt per jam, tapi bayangkan jika di rumahmu ada banyak charger yang dibiarkan terpasang 24 jam. Dampak charger tidak dicabut dari stop kontak ini bisa membuat tagihan listrik naik tanpa kamu sadari.
Baca juga: Amankah Charger HP Watt Besar untuk Baterai? Ini Penjelasannya
Salah satu alasan utama kenapa charger harus dicabut setelah dipakai adalah untuk mengurangi risiko panas berlebih. Charger yang terus menempel tetap menghasilkan panas meski tidak sedang digunakan.
Jika panas ini menumpuk, terutama pada charger murah atau rusak, risiko korsleting dan percikan api akan meningkat. Dalam kasus ekstrem, kebiasaan kecil ini bisa memicu kebakaran.
Baca juga: Sering Diabaikan, Ini 5 Tanda Adaptor Charger HP yang Harus Segera Diganti!
Selain boros energi, bahaya membiarkan charger tetap menancap juga berdampak pada usia pakai perangkat tersebut. Sirkuit internal charger akan tetap aktif selama terhubung ke listrik, membuat komponen bekerja nonstop.
Hal ini mempercepat ausnya komponen dan membuat charger lebih mudah rusak. Ditambah lagi, charger yang terus menancap sangat rentan terhadap lonjakan listrik dari petir atau gangguan tegangan.
Terdengar sepele, tapi kebiasaan kecil ini bisa menghemat pengeluaranmu. Jika di rumah ada sekitar lima charger yang terus menempel tanpa digunakan, energi yang terbuang bisa mencapai sekitar 22 kWh dalam setahun.. Kerugian bisa lebih besar jika charger laptop atau fast charging ikut dibiarkan menancap.
Selain boros energi, kebiasaan ini bisa memperpendek umur charger dan meningkatkan risiko kebakaran. Untuk keamanan dan penghematan, biasakan mencabut charger setelah selesai digunakan. Langkah sederhana ini bisa membuat perangkat lebih awet dan tagihan listrik tetap terkendali.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Timesofindia.indiatimes.com