Rabu, 25 MARET 2026 • 18:00 WIB

OpenAI Tutup Sora, AI Video yang Sempat Gandeng Disney Kini Berakhir!

Author

ilustrasi OpenAi (antara) 

INDOZONE.ID - OpenAI resmi menghentikan Sora atau layanan AI pembuat video yang sempat menarik perhatian sejak awal kemunculannya. 

Keputusan ini cukup mengejutkan, mengingat Sora sebelumnya digadang-gadang punya potensi besar, bahkan sempat menjalin kerja sama dengan Disney.

Namun di balik perkembangannya, layanan ini juga tak lepas dari berbagai sorotan dan kontroversi di industri kreatif.

Berikut beberapa informasi lengkapnya menganai Sora yang dihentikan oleh openAi: 

OpenAI Resmi Hentikan Sora, Aplikasi AI Pembuat Video

OpenAI resmi mengumumkan penghentian operasional aplikasi Sora atau biasa dikenal layanan AI generatif yang mampu membuat video dari teks.

Baca juga: Mengenal Sora, Teknologi Baru Open AI yang Ubah Teks Jadi Video: Fitur hingga Cara Kerja

Aplikasi yang baru dirilis ini,  ditutup secara tiba-tiba tanpa penjelasan yang jelas di balik keputusan tersebut.

Melalui pernyataan di platform X, tim Sora menyampaikan ucapan perpisahan kepada para pengguna.

“Kami mengucapkan selamat tinggal kepada Sora. Kepada semua orang yang berkarya bersama Sora, membagikannya, dan membangun komunitas di sekitarnya: terima kasih,” tulis tim Sora OpenAI dalam kutipan aplikasi X (25/03/26)

Mereka juga memastikan akan segera membagikan informasi lanjutan, termasuk soal penyimpanan karya pengguna serta jadwal layanan terkait.

Hingga saat ini, OpenAI belum memberikan keterangan tambahan terkait penghentian layanan tersebut.

Sempat Gandeng Disney, Sora Diwarnai Kontroversi hingga Akhirnya Dihentikan

Sebelum dihentikan, Sora sempat menjadi sorotan setelah menjalin kerja sama besar dengan Disney.

Dalam kesepakatan tersebut, Sora direncanakan mampu menghasilkan video dengan karakter populer seperti Marvel, Pixar, hingga Star Wars.

Namun, kerja sama itu akhirnya berakhir, termasuk rencana investasi besar dari Disney.

Baca juga: Alibaba Luncurkan Qwen 2.5 Max, AI Open Source yang Kalahkan GPT-4 dan DeepSeek

Pihak Disney menyebut keputusan ini sebagai langkah untuk tetap menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan perlindungan hak cipta kreator.

Di sisi lain, sejak awal kemunculannya, Sora memang menuai berbagai kontroversi.

Mulai dari kekhawatiran industri kreatif soal penggunaan karya tanpa izin, hingga protes dari sejumlah pihak seperti Studio Ghibli.

Dengan dihentikannya Sora, OpenAI juga tidak lagi menyediakan fitur pembuatan video berbasis teks di ChatGPT.

Ke depannya, perusahaan diperkirakan akan mengalihkan fokusnya ke pengembangan teknologi AI lainnya.
 
 
 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA, Instagram/digistalk

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU