INDOZONE.ID - OpenAI akhirnya memutuskan untuk menghadirkan kembali model GPT-4o di ChatGPT setelah sebelumnya sempat menghapusnya dan memaksa semua pengguna beralih ke GPT-5.
Keputusan ini diambil menyusul gelombang protes dari para pengguna setia yang merasa kehilangan “kepribadian” khas GPT-4o.
Baca juga: MidJourney Rilis Model AI V7: Saingan Baru GPT-4o dari OpenAI
Awal Mula Kontroversi
Peluncuran GPT-5 pada 6 Agustus 2025 awalnya disambut antusias, dengan CEO OpenAI Sam Altman mengklaim model baru ini menggabungkan semua keunggulan dari versi sebelumnya.
Namun, bersamaan dengan itu, OpenAI menghapus akses ke model lama untuk menyederhanakan pilihan dan memusatkan penggunaan pada GPT-5.
Langkah ini memicu reaksi keras di komunitas pengguna, terutama di Reddit, tempat banyak orang mengaku kecewa.
Beberapa bahkan menggambarkan GPT-5 sebagai “memakai kulit teman lama yang sudah meninggal” karena dianggap terlalu bersih dan kehilangan sentuhan personal GPT-4o.
OpenAI Akhirnya Mengalah
Setelah gelombang kritik, Altman turun langsung dalam sesi Ask Me Anything di Reddit dan berjanji mempertimbangkan untuk mengembalikan model lama.
Kini, pengguna ChatGPT Plus yang berlangganan USD20 per bulan atau sekira Rp325 ribuan, kembali bisa menggunakan GPT-4o, meski model lama lainnya belum tersedia.
Altman mengakui bahwa timnya meremehkan pentingnya fitur dan karakteristik tertentu dari GPT-4o bagi pengguna.
GPT-5: Lebih Profesional, Tapi Menuai Kritik
GPT-5 memang membawa sejumlah peningkatan, termasuk kemampuan bekerja pada tugas paralel, pengkodean yang lebih baik, pengurangan halusinasi, dan nada yang lebih profesional.
Namun, kemampuan menulisnya dinilai sebagian pengguna masih kalah dari GPT-4o.
OpenAI juga memperluas kuota 3.000 kueri pemikiran per minggu untuk pengguna Pro (USD200 per bulan, sekira Rp3 jutaan), yang sebelumnya jauh lebih terbatas.
Meski begitu, GPT-5 dianggap belum sepenuhnya stabil bagi pengguna dengan paket langganan lebih rendah.
Apa Selanjutnya?
Altman masih membuka opsi perubahan lebih lanjut, termasuk kemungkinan menghadirkan GPT-4.5.
Keputusan untuk mengembalikan GPT-4o membuktikan bahwa OpenAI mau mendengar masukan komunitas meski peluncuran GPT-5 diwarnai masalah teknis dan respons yang beragam.
Bagi kamu yang menggunakan ChatGPT, kini tersedia pilihan untuk mencoba kembali GPT-4o atau tetap menggunakan GPT-5, sambil menantikan inovasi dan pembaruan berikutnya dari OpenAI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Digitaltrends.com