Ilustrasi penggunaan chatgpt (Freepik)
INDOZONE.ID - Tidak bisa dipungkiri kalau saat ini chatGPT sering jadi andalan buat nanya apa saja, dari hal receh sampai urusan serius.
Tapi di balik kemudahannya, ada satu hal penting yang sering terlupakan soal data privasi. Perlu kamu ketahui, nggak semua informasi aman untuk dibagikan ke chatbot AI, apalagi yang menyangkut data pribadi.
Tanpa sadar, kebiasaan asal chat bisa membuka celah risiko keamanan digital. Mulai dari pencurian identitas sampai penyalahgunaan data, semuanya bisa berawal dari informasi yang terlihat sepele.
Oleh karena itu, penting banget tahu batasan saat berinteraksi dengan AI. Nah, supaya tetap aman, yuk kenali 7 informasi sensitif yang sebaiknya nggak pernah kamu bagikan ke ChatGPT.
Salah satu jenis data sensitif yang sebaiknya tidak pernah kamu bagikan ke ChatGPT atau chatbot AI lainnya adalah informasi identitas pribadi.
Data seperti nama lengkap, alamat rumah, nomor KTP, hingga nomor paspor sering kali dianggap sepele, padahal risikonya cukup besar.
Jika jatuh ke tangan yang salah, informasi ini bisa disalahgunakan untuk pencurian identitas atau kejahatan siber lainnya.
Saat menggunakan ChatGPT untuk membahas topik seperti budgeting, investasi, atau perencanaan keuangan, kamu tetap harus ekstra waspada. Jangan sampai tanpa sadar kamu membagikan data keuangan pribadi yang sifatnya sangat rahasia.
Baca juga: ChatGPT Health Resmi Diluncurkan, Aman atau Justru Bahaya?
Informasi seperti nomor rekening, detail kartu kredit, PIN, hingga slip gaji termasuk data yang tidak boleh dibagikan ke chatbot AI mana pun.
Membocorkan data keuangan bisa membuka risiko penyalahgunaan yang serius, apalagi jika disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Tak sedikit orang menggunakan ChatGPT untuk mencari informasi kesehatan atau memahami gejala tertentu. Namun, perlu diingat bahwa riwayat dan informasi medis juga termasuk data sensitif yang sebaiknya tidak dibagikan.
Hal ini mencakup riwayat penyakit, hasil tes laboratorium, hingga diagnosis medis yang pernah kamu terima.
Informasi medis bersifat sangat pribadi dan bisa berdampak luas jika disalahgunakan, mulai dari urusan pekerjaan hingga potensi pencurian identitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA