Aplikasi Google Maps (photo/Unsplash/Henry Perks)
INDOZONE.ID - Google kembali memperkuat ekosistem navigasi dengan menyematkan teknologi kecerdasan buatan (AI) Gemini ke dalam Google Maps.
Kabar tersebut ditujukan khusus bagi yang sering bepergian dengan cara berjalan kaki atau bersepeda.
Setelah sebelumnya fitur ini lebih fokus pada pengemudi mobil, kini ekspansi Gemini menjangkau cakupan mobilitas yang lebih luas dan personal.
Integrasi Gemini dalam Google Maps bukan sekadar mengikuti tren AI, melainkan memberikan solusi praktis untuk mempermudah aktivitas harian.
Pengguna kini bisa mendapatkan ringkasan informasi yang jauh lebih detail mengenai rute yang akan ditempuh.
Baca juga: Hadirkan Skin Anoman, Honor of Kings Gelar Pameran Wayang di Museum Nasional
Misalnya, saat kamu sedang bersepeda, Gemini dapat memberikan saran tempat peristirahatan atau rute yang lebih nyaman berdasarkan preferensi data secara real-time.
Sebagaimana dilansir dari GSMArena pada 31 Januari 2026, salah satu keunggulan utama dari pembaruan ini adalah kemampuan Gemini untuk menjawab pertanyaan secara kontekstual.
Pengguna bisa bertanya hal-hal spesifik seperti, "Di mana tempat parkir sepeda yang aman di sekitar sini?" atau "Carikan rute jalan kaki yang banyak pepohonan agar teduh."
Dari pertanyaan itu, Gemini akan memproses data dari jutaan ulasan, foto, dan informasi detail di Google Maps untuk memberikan jawaban yang paling relevan.
Hal ini tentu sangat membantu bagi para pejalan kaki yang ingin mengeksplorasi area baru tanpa harus bingung mencari informasi secara manual di kolom pencarian.
Baca juga: Wamenkomdigi: Infrastruktur Komputasi Jadi Kunci Bangun AI Tangguh di Indonesia
Bagi seseorang yang dinamis dan suka mencari pengalaman baru, fitur ini adalah asisten perjalanan yang sempurna.
Gemini nanti memiliki peran untuk memberikan rekomendasi tempat nongkrong atau objek wisata tersembunyi (hidden gems) yang mungkin terlewatkan oleh navigasi standar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Gsm Arena