Ilustrasi ChatGPT. (REUTERS/Dado Ruvic)
INDOZONE.ID - Pengguna ChatGPT gratis di Amerika Serikat bersiap menghadapi perubahan besar dalam pengalaman berinteraksi dengan kecerdasan buatan.
OpenAI dikabarkan mulai menguji kehadiran iklan di layanan ChatGPT gratis sebagai bagian dari strategi bisnis terbaru perusahaan teknologi tersebut.
Uji coba ini dilakukan di wilayah AS dan menyasar pengguna dewasa dalam waktu dekat, seiring meningkatnya kebutuhan pendanaan untuk operasional dan pengembangan teknologi AI berskala global.
Dalam skema yang tengah diuji, iklan akan muncul di bagian bawah hasil jawaban ChatGPT dan ditandai secara jelas sebagai konten bersponsor.
Baca juga: Grok Terapkan Geoblocking Akses Fitur AI Sensitif, Berlaku di Beberapa Negara
OpenAI menegaskan bahwa keberadaan iklan tidak akan memengaruhi respons yang diberikan oleh sistem AI, serta tidak menggunakan percakapan pengguna sebagai bahan personalisasi iklan.
Langkah ini menjadi penanda perubahan penting dalam model layanan AI gratis yang selama ini identik tanpa iklan.
“Kami ingin memastikan transparansi kepada pengguna. Iklan akan ditampilkan secara terpisah dan tidak memengaruhi jawaban ChatGPT,” ujar perwakilan OpenAI seperti dikutip dari laporan CNBC.
Pernyataan tersebut menegaskan komitmen perusahaan untuk menjaga kepercayaan pengguna di tengah masuknya unsur komersial ke dalam platform AI populer ini.
Kebijakan iklan ChatGPT hanya berlaku untuk pengguna gratis dan paket berbiaya rendah seperti ChatGPT Go.
Baca juga: Google Rilis ‘Personal Intelligence’ buat Gemini, Bisa Inget Semua Kebiasaan Kamu
Sementara itu, pelanggan layanan berbayar seperti Plus, Pro, Business, dan Enterprise tetap mendapatkan pengalaman bebas iklan.
Pembeda ini menjadi bagian dari strategi OpenAI dalam menawarkan pilihan layanan sesuai kebutuhan pengguna, sekaligus mendorong adopsi paket berlangganan.
Dari sisi bisnis, OpenAI melihat iklan sebagai sumber pendapatan tambahan di luar langganan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Cnbc.com