Jumat, 28 JULI 2023 • 09:03 WIB

Bantah Cross Border Selling, TikTok Shop Indonesia: Kami Dukung UMKM Lokal

Author

TikTok Indonesia membantah melakukan cross border selling di TikTok Shop, karena berkomitmen membantu UMKM Tanah Air.
INDOZONE.ID - TikTok Indonesia membantah melakukan transaksi cross border selling alias transaksi bisnis lintas batas di TikTok Shop. Pihak TikTok Indonesia menegaskan bahwa mereka berkomitmen untuk memberdayakan UMKM lokal di Tanah Air.

"Ini adalah komitmen kami untuk mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal di Indonesia," kata Head of Communications TikTok Indonesia, Anggini Setiawan, dalam keterangan di Jakarta, Jumat (28/7/2023).

Dia menjelaskan, seluruh seller di platform TikTok Shop adalah para pengusaha mikro lokal, yang telah melewati proses verifikasi dengan mencantumkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor Indonesia.

Baca Juga: Baru Dilantik, Presiden Jokowi Langsung Tugasi Menkominfo Budi Arie Tangani Project S TikTok

"Sejalan dengan misi pemerintah Indonesia untuk memberdayakan UMKM lokal, dengan tegas kami menyatakan bahwa 100 persen penjual platform kami memiliki entitas bisnis lokal yang terdaftar atau adalah pengusaha mikro lokal dengan verifikasi KTP atau paspor,” katanya.

Anggini juga membantah dugaan bahwa TikTok akan menerapkan cross border selling, menyusul pemberitaan Financial Times yang menyebut adanya pengumpulan data produk laris lewat algoritma dari platform e-commerce milik TikTok di Inggris, yakni Trendy Beat.

Dari data tersebut, Trendy Beat akan memasukkan sejumlah produk yang sama dari sejumlah perusahaan terafiliasi atau dari negeri asal ByteDance, yaitu China, untuk dijual lewat Trendy Beat agar bisa masuk ke pangsa pasar internasional yang lebih luas.

Baca Juga: 4 Alasan TikTok Shop Jadi Game Changer untuk UMKM!

Menurut Anggini, TikTok Indonesia telah memberi keterangan kepada Kementerian Koperasi dan UKM untuk meluruskan misinformasi mengenai TikTok Shop.

"Tidak benar bahwa kami akan meluncurkan inisiatif lintas batas di Indonesia. Kami tidak berniat untuk menciptakan produk e-commerce sendiri atau menjadi wholesaler, yang akan berkompetisi dengan para UMKM Indonesia yang telah onboarding lewat platform TikTok," kata Anggini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU